Ntvnews.id, Jakarta - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda mulai menemukan sejumlah petunjuk. Memasuki hari ketiga operasi pencarian, tim SAR gabungan dari TNI Angkatan Laut (TNI AL) menemukan sebuah pelampung serta benda menyerupai tabung atau botol putih di perairan barat Anyer, Banten.
Benda-benda tersebut ditemukan oleh tim dari Kapal Angkatan Laut (KAL) Anyer I-3-64 Lanal Banten saat tengah melakukan penyisiran. Titik lokasi penemuan berada di sekitar perairan Cikoneng-Labuan, yang masih masuk dalam wilayah perairan Anyer. Meski demikian, pihak berwenang menegaskan bahwa temuan tersebut belum dapat dipastikan berkaitan langsung dengan rombongan jurnalis yang hilang.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI Tunggul, membenarkan adanya temuan di area pencarian tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh barang yang ditemukan saat ini masih dalam tahap identifikasi.
"Hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah pelampung yang ditemukan tersebut merupakan milik lima jurnalis yang hilang kontak atau tidak," kata Tunggul, 11 September 2026.
Tunggul menambahkan, pemeriksaan lanjutan terus diintensifkan untuk melihat ada tidaknya keterkaitan barang tanpa identitas tersebut dengan insiden hilangnya kapal rombongan jurnalis.
"TNI AL dan tim gabungan masih melakukan pemeriksaan serta pencarian lebih lanjut untuk memastikan keterkaitan temuan tersebut dengan para jurnalis yang tengah dicari," tegasnya.
Selain pelampung, benda lain mirip tabung atau botol putih yang ditemukan di lokasi yang sama juga masih dievaluasi. Benda-benda semacam itu diketahui sangat umum digunakan oleh para nelayan setempat, sehingga proses pencocokan data sangat diperlukan sebelum menarik kesimpulan.
Dikonfirmasi secara terpisah, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banten, Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani, menjelaskan bahwa seluruh barang temuan telah diamankan dan akan dikumpulkan di posko utama untuk diidentifikasi secara komprehensif. Wawan juga menyoroti jarak penemuan benda yang terbilang jauh dari titik lokasi kejadian atau kontak terakhir kapal.
"Untuk temuan tim KAL Anyer saat ini masih akan dilaksanakan identifikasi terlebih dahulu. Jadi, untuk kejelasannya mohon menunggu, mengingat posisinya penemuan tersebut cukup jauh dari lokasi kejadian," ujar Wawan.
Lebih lanjut, Wawan menegaskan kepada seluruh pihak agar tidak terburu-buru menyimpulkan status penemuan benda-benda tersebut. Hal ini dilakukan semata-mata agar tidak memicu spekulasi ataupun informasi yang keliru di tengah masyarakat maupun pihak keluarga korban, sembari tim SAR gabungan terus berupaya maksimal melakukan penyisiran di perairan Selat Sunda.
Selain Pelampung, Tabung Botol Juga Ditemukan Perairan Anyer Saat Pencarian 5 Jurnalis Hilang (Dokumentasi)