Solidaritas Insan Pers Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Sep 2026, 19:25
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Direktur Pemberitaan LKBN ANTARA Virgandhi Prayudantoro menghadiri doa bersama dengan jurnalis Banten untuk keselamatan rombongan media yang hilang kontak dalam speed boat di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang saat melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, Rabu (9/9/2026) Direktur Pemberitaan LKBN ANTARA Virgandhi Prayudantoro menghadiri doa bersama dengan jurnalis Banten untuk keselamatan rombongan media yang hilang kontak dalam speed boat di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang saat melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, Rabu (9/9/2026) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Solidaritas jurnalis di Provinsi Banten menggelar doa bersama di Kabupaten Pandeglang, Rabu (9/9), untuk keselamatan para jurnalis yang mengalami hilang kontak di perairan Selat Sunda.

Para jurnalis tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak sejak Senin (7/9) saat mengendarai speedboat untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Direktur Pemberitaan LKBN ANTARA, Virgandhi Prayudantoro, menyampaikan bahwa aksi doa bersama ini lahir dari inisiatif moral sesama insan pers guna memohon keselamatan dan kejelasan nasib rekan-rekan seprofesi.

"Kita berkumpul, memanjatkan doa, dan berharap yang terbaik. Keluarga besar ANTARA bersama rekan-rekan media lainnya tetap optimis sahabat kita bisa ditemukan kembali dalam kondisi sehat," ujar Virgandhi.
 

Virgandhi berharap dukungan moral dan doa bersama ini dapat memperlancar operasi pencarian yang sedang dijalankan oleh tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, serta pemerintah daerah setempat.

"Dan kita masih bekerja sama dengan pihak-pihak stakeholder yang ada, dari kepolisian, dari pihak Basarnas, TNI, dan lain-lain, sampai dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang ada di Banten, Pandeglang, dan sekitarnya," jelasnya.

LKBN ANTARA terus berkoordinasi intensif dengan Polda Banten, Basarnas, dan unsur TNI guna memastikan proses pencarian berjalan maksimal. Pihak kepolisian bahkan telah menyatakan kesiapan untuk memperpanjang masa pencarian hingga tujuh hari ke depan jika situasi membutuhkan.

Kehadiran jajaran pimpinan LKBN ANTARA bersama insan pers dari berbagai media seperti Merdeka dan iNews menjadi bentuk dukungan moral bagi keluarga korban sekaligus wujud soliditas komunitas jurnalis. Seluruh unsur pers berharap sinergi erat antara tim SAR gabungan dan media dapat segera membawa kabar baik terkait keselamatan para korban.
 
 
(Sumber: Antara)
 
x|close