Ntvnews.id, Banyuwangi - Jalur pendakian Gunung Raung di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, ditutup sementara setelah terjadi kebakaran hutan dan lahan di kawasan puncak gunung tersebut.
Administratur Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat Enny Handhayany mengatakan kebakaran yang terjadi pada Selasa, 8 September 2026, memiliki luas sekitar setengah hektare. Api berhasil dipadamkan oleh petugas bersama pengelola.
"Penutupan jalur pendakian oleh pengelola melalui surat edaran sesuai dengan perjanjian kerja sama bahwa pengelola punya kewenangan menutup jalur pendakian ketika keadaan (force majure)," kata Enny saat dihubungi di Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu, 9 September 2026.
Penutupan dilakukan sebagai langkah pencegahan karena lokasi kebakaran berada tidak jauh dari jalur yang biasa digunakan pendaki. Gunung Raung sendiri memiliki ketinggian 3.332 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Baca Juga: Badan Geologi: Asap Gunung Raung Berasal dari Kebakaran Lahan
Enny menjelaskan kebakaran terjadi di bagian puncak Gunung Raung yang berada di wilayah selatan Banyuwangi. Meskipun api tidak meluas, jaraknya yang berdekatan dengan jalur pendakian membuat pengelola memilih menutup akses untuk menghindari risiko bagi pendaki.
Kebakaran serupa juga sempat terjadi di kawasan Gunung Raung sekitar tiga pekan sebelumnya. Menurut Enny, kejadian tersebut berhasil ditangani dan dipadamkan oleh petugas Perhutani bersama pengelola.
"Selain jalur pendakian Gunung Raung, kami juga menutup sementara jalur pendakian di Gunung Ranti yang terletak di kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen," kata dia.
(Sumber: Antara)
Kepulan asap yang teramati petugas vulkanologi badan geologi di lereng atas bagian selatan Gunung Raung, Jawa Timur, dipicu oleh kebakaran lahan dan bukan disebabkan oleh aktivitas vulkanik maupun erupsi (Antara)