Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pentingnya penguatan sektor transportasi nasional melalui peremajaan armada serta perluasan jaringan transportasi di berbagai wilayah Indonesia. Langkah tersebut dinilai krusial untuk meningkatkan konektivitas, memperluas akses masyarakat, sekaligus menekan biaya logistik.
Menurut AHY, pemerintah perlu memperbarui dan menambah jumlah armada kapal maupun pesawat agar layanan transportasi dapat menjangkau lebih banyak daerah, termasuk wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan dan memperkuat konektivitas antardaerah.
Selain transportasi laut dan udara, AHY menekankan peran strategis sektor perkeretaapian dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menilai kereta api tidak hanya berfungsi sebagai moda transportasi penumpang, tetapi juga menjadi tulang punggung distribusi logistik yang lebih efisien dan berbiaya rendah.
“Transportasi harus makin luas jangkauannya. Kereta bukan hanya untuk penumpang, tetapi juga untuk logistik,” ujar AHY.
Baca Juga: Poltracking: 72,2 Persen Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Lebih lanjut, AHY mengungkapkan bahwa Presiden telah memberikan perhatian besar terhadap pengembangan jaringan kereta api di pulau-pulau besar Indonesia. Sejumlah proyek strategis yang menjadi visi jangka panjang pemerintah antara lain pembangunan jalur Trans-Sumatra Railway, Trans-Kalimantan, dan Trans-Sulawesi.
Menurutnya, kehadiran jaringan kereta api antarkawasan tersebut akan mendukung mobilitas barang dan komoditas dari berbagai pusat produksi. Hal ini dinilai penting mengingat Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi memiliki sumber daya alam yang melimpah, mulai dari sektor pertambangan, mineral, hingga komoditas perkebunan yang membutuhkan sistem transportasi logistik yang andal.
Dengan penguatan infrastruktur transportasi yang terintegrasi, pemerintah berharap biaya distribusi dapat ditekan sehingga daya saing produk nasional meningkat. Di saat yang sama, konektivitas yang semakin baik juga diyakini mampu membuka peluang ekonomi baru dan mempercepat pertumbuhan wilayah di luar Pulau Jawa.
AHY menegaskan bahwa modernisasi transportasi nasional, mulai dari armada laut dan udara hingga jaringan perkeretaapian, menjadi bagian penting dari upaya membangun sistem konektivitas yang lebih kuat, efisien, dan berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.
Arsip - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Forum Urbanisasi BRICS ke-4 di Brasil, Juni 2025 (ANTARA/HO-Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan/ (Antara)