Dewan Pers Gelar Doa Bersama dan Solidaritas untuk 5 Jurnalis: Keluarga Ikhlas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Sep 2026, 17:15
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Para jurnalis yang hilang saat hendak liputan erupsi Gunung Anak Krakatau. Para jurnalis yang hilang saat hendak liputan erupsi Gunung Anak Krakatau.

Ntvnews.id, Jakarta - Keluarga Firdaus Wajidi atau Daus, jurnalis yang hilang kontak ketika meliput di kawasan Gunung Anak Krakatau, perairan Selat Sunda, Banten, menyatakan telah mengikhlaskan kepergian kerabat mereka tersebut.

Perwakilan keluarga Firdaus, Diki, menyampaikan hal itu dalam acara "Doa Bersama dan Solidaritas untuk 5 Jurnalis" yang berlangsung di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Senin, 15 September 2026.

"Kami sesama jurnalis juga dan kebetulan keluarga juga, tentu mengikhlaskan kepergian keluarga kami ini," kata Perwakilan keluarga Firdaus Wajidi, Diki dalam acara "Doa Bersama dan Solidaritas untuk 5 Jurnalis" yang digelar di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Senin, 15 September 2026.

Meski telah menerima keadaan tersebut, Diki mengatakan keluarga masih menyimpan harapan agar Daus dapat ditemukan, apa pun kondisinya.

Baca JugaTim SAR Perluas Pencarian Jurnalis Hilang hingga Bengkulu dan Pulau Enggano

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah serta berbagai organisasi pers yang sejak awal turut membantu upaya pencarian Daus dan rombongan.

"Sekali lagi terima kasih untuk semuanya. Mohon dimaafkan jika ada kekurangan atau kesalahan dari keluarga kami," kata Diki.

Operasi pencarian dan pertolongan terhadap rombongan jurnalis bersama kru kapal cepat KM Arupadatu I yang hilang kontak di perairan Selat Sunda kemudian resmi dihentikan setelah berlangsung selama 10 hari.

Penghentian operasi SAR gabungan itu diumumkan Gubernur Banten Andra Soni melalui konferensi pers di Posko Utama SAR Gabungan, Dermaga Marina Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis, 17 September 2026 sore.

Perwakilan keluarga Firdaus Wajidi, Diki mengucapkan sepatah kata dalam acara &quot;Doa Bersama dan Solidaritas untuk 5 Jurnalis&quot; yang digelar di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Senin, 21 September 2026. <b>(Antara)</b> Perwakilan keluarga Firdaus Wajidi, Diki mengucapkan sepatah kata dalam acara "Doa Bersama dan Solidaritas untuk 5 Jurnalis" yang digelar di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Senin, 21 September 2026. (Antara)

Baca JugaIkut Naik Kapal SAR, Gubernur Banten Pantau Langsung Pencarian 5 Jurnalis Hilang

Menurut Andra, selama proses pencarian berlangsung, tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan para korban maupun awak kapal di seluruh sektor yang telah disisir.

Meski operasi resmi ditutup, pemerintah daerah bersama Basarnas memastikan pencarian masih dapat kembali dilakukan apabila nantinya muncul petunjuk baru ataupun laporan masyarakat yang telah terkonfirmasi.

Andra juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh personel SAR gabungan dan insan pers yang terus mendukung pemberitaan serta mengawal pelaksanaan operasi kemanusiaan tersebut.

Dalam operasi pencarian itu, terdapat delapan orang yang menjadi target pencarian.

Lima di antaranya merupakan jurnalis, yakni M Bagus Khoirunnas dari Kantor Berita ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudhistiro dari iNews, Firdaus dari Anadolu, serta Donal yang berstatus jurnalis lepas.

Sementara itu, tiga orang lainnya adalah Warta selaku kapten kapal, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto yang bertugas sebagai pemandu. Mereka dilaporkan hilang kontak pada Senin, 7 September 2026, sekitar pukul 14.00 WIB.

(Sumber: Antara)

x|close