Ikut Naik Kapal SAR, Gubernur Banten Pantau Langsung Pencarian 5 Jurnalis Hilang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Sep 2026, 15:45
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Zaki Islami
Editor
Bagikan
Gubernur Banten Andra Soni menunjukkan lokasi pencarian lima jurnalis hilang saat ikut bersama Tim SAR Gabungan menggunakan KN SAR 247 Tetuka dari Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Jumat (11/9/2026) pagi. Gubernur Banten Andra Soni menunjukkan lokasi pencarian lima jurnalis hilang saat ikut bersama Tim SAR Gabungan menggunakan KN SAR 247 Tetuka dari Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Jumat (11/9/2026) pagi. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Gubernur Banten Andra Soni turun langsung memimpin serta memantau proses pencarian lima jurnalis dan tiga awak speedboat yang hilang kontak di perairan Selat Sunda. Bersama Tim SAR Gabungan, Gubernur menumpangi KN SAR 247 Tetuka dari Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, pada Jumat (11/9/2026) pagi.

"Setelah empat jam perjalanan kita telah mendekati lokasi dan ini masih di area yang aman artinya di luar 3 KM dari Gunung Anak Krakatau. Ini kita sedang memutari Pulau Rakata," ungkap Andra Soni dalam keterangannya di Pandeglang, Jumat (11/9).

Dari atas geladak kapal, Andra Soni memperlihatkan titik lokasi pemantauan yang berhadapan langsung dengan gugusan pulau vulkanik tersebut.

"Itu Rakata Besar dan itu yang ada siluetnya itu Gunung Anak Krakatau," tutur Gubernur Banten sembari menunjuk ke arah daratan.
 

Ia menjelaskan bahwa keberadaan KN SAR 247 Tetuka di perairan tersebut sekaligus untuk mengawal dan memberikan dukungan operasional bagi tim yang bergerak menggunakan armada berukuran lebih kecil.

"Kita memberikan dukungan kepada RIB 02 yang sedang menuju Pulau Sertung yang sedang melakukan penyisiran," ujarnya.

Pencarian yang telah memasuki hari keempat ini melibatkan kekuatan penuh dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dengan mengerahkan 13 alutsista laut yang disebar ke empat sektor utama.

Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, memaparkan dari Pos SAR Marina Carita, Pandeglang, bahwa jajaran armada yang dikerahkan mencakup KRI Kerambit 627, KN SAR Tetuka, KP Hayabusa, KN SAR Basudewa, KRI Leuser 924, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RBB P Peucang, RIB Lampung, KAL Pahowang, TB Gunung Santri, hingga KRI Lepu.

"Untuk hari ini, kami menggerakkan 13 alutsista yang terbagi dalam empat sektor," kata Amrad.
 

Selain fokus pada empat sektor di perairan terbuka, operasi SAR gabungan turut memperketat penyisiran darat dan perairan dangkal di gugusan pulau yang mengelilingi Gunung Anak Krakatau.

"Kita akan monitoring secara keseluruhan di Pulau Krakatau, Pulau Panjang, serta di Pulau Sertung, dan satu RIB dari Lampung, RIB 02, akan mengelilingi pencarian di sekitar Pulau Sebesi," tegas Amrad.

Peristiwa hilang kontak ini menimpa rombongan pewarta foto yang terdiri dari Muhammad Bagus Khoirunas (ANTARA), Arie Basuki (merdeka.com), Donal Husni (fotografer lepas), Yudhistira (iNews), dan Daus (Anadolu). Kelima jurnalis bersama tiga awak kapal dilaporkan hilang sejak Senin (7/9) saat menempuh jalur laut untuk mendokumentasikan erupsi Gunung Anak Krakatau.
 
(Sumber: Antara)
 
x|close