10 Kota Paling Berbahaya di Dunia, Mana yang Memiliki Angka Pembunuhan Tertinggi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Nov 2026, 06:30
thumbnail-author
Amanda Putri Utomo
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Tampilan Google Maps yang mencantumkan nama Tampilan Google Maps yang mencantumkan nama ((maps.google.com))

Ntvnews.id, Jakarta - Tingginya angka pembunuhan masih menjadi persoalan serius di sejumlah wilayah dunia. Menariknya, kota dengan tingkat pembunuhan tertinggi tidak selalu merupakan ibu kota negara. Sejumlah kota regional, kawasan metropolitan, hingga pusat aktivitas ekonomi justru mencatat angka kekerasan yang lebih tinggi dibandingkan ibu kota negaranya sendiri.

Berdasarkan laporan Ranking of the 50 Most Violent Cities in the World 2025 yang diterbitkan Consejo Ciudadano para la Seguridad Pública y la Justicia Penal (CCSPJP) pada 11 Februari 2026, Port-au-Prince di Haiti menempati posisi pertama dengan tingkat pembunuhan mencapai 197,43 kasus per 100.000 penduduk.

Sementara itu, kota-kota seperti Babahoyo, Machala, Quevedo, Culiacán, dan Guayaquil turut masuk dalam sepuluh besar. Sebagian besar kota tersebut bukanlah ibu kota negara, tetapi menghadapi persoalan kekerasan kriminal yang serius.
10 Kota dengan Tingkat Pembunuhan Tertinggi di Dunia.

Baca Juga: Indonesian Horror Film Festival Melbourne 2026: Menduniakan Film Horor Indonesia

Pemeringkatan CCSPJP menggunakan rasio pembunuhan disengaja (intentional homicide) per 100.000 penduduk. Berikut sepuluh kota yang menempati posisi teratas berdasarkan data sepanjang 2025.

1. Port-au-Prince, Haiti: Ibu Kota dengan Angka Pembunuhan Tertinggi

Port-au-Prince menempati posisi pertama dalam daftar tersebut dengan tingkat pembunuhan mencapai 197,43 per 100.000 penduduk. Kota ini merupakan ibu kota Haiti sekaligus pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi negara tersebut.

Situasi keamanan Haiti memburuk akibat meningkatnya pengaruh kelompok bersenjata yang menguasai sejumlah wilayah. Persaingan antargeng, perebutan kekuasaan, penculikan, serta lemahnya kendali keamanan menjadi sejumlah faktor yang memperparah kondisi di negara Karibia tersebut.

Dalam laporan CCSPJP, Port-au-Prince mencatat 6.185 kasus pembunuhan dengan estimasi populasi sekitar 3,13 juta jiwa sepanjang 2025.

2. Babahoyo, Ekuador: Kota Regional yang Masuk Posisi Kedua

Babahoyo menjadi salah satu kejutan dalam pemeringkatan ini. Kota di Provinsi Los Ríos, Ekuador, tersebut menempati posisi kedua dengan tingkat pembunuhan sebesar 166,02 per 100.000 penduduk.

Angka tersebut menempatkan Babahoyo di atas sejumlah kota besar dunia. Berdasarkan laporan CCSPJP, wilayah ini mencatat 527 kasus pembunuhan dengan populasi sekitar 317 ribu penduduk.

Tingginya kekerasan di sejumlah wilayah Ekuador berkaitan dengan persaingan kelompok kriminal, perdagangan narkotika, serta perebutan jalur distribusi dan wilayah operasi.

3. Nelson Mandela Bay, Afrika Selatan: Kawasan Metropolitan dengan Kekerasan Tinggi

Berbeda dengan dua posisi sebelumnya, Nelson Mandela Bay merupakan kawasan metropolitan di Afrika Selatan. Wilayah ini berada di posisi ketiga dengan tingkat pembunuhan 119,81 per 100.000 penduduk.

Sepanjang 2025, kawasan tersebut mencatat 1.452 kasus pembunuhan dengan jumlah penduduk sekitar 1,21 juta jiwa.

Masuknya kawasan metropolitan ini menunjukkan bahwa persoalan kekerasan tidak hanya terkonsentrasi di ibu kota negara, tetapi juga dapat terjadi di pusat-pusat perkotaan dan ekonomi lainnya.

4. Machala, Ekuador: Kota Pelabuhan yang Masuk Empat Besar

Machala berada di posisi keempat dengan tingkat pembunuhan sebesar 116,65 per 100.000 penduduk. Kota yang terletak di Provinsi El Oro ini dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan dan produksi pisang di Ekuador.

Letaknya yang strategis menjadikan wilayah pesisir Ekuador memiliki peran penting dalam aktivitas perdagangan. Namun, sejumlah kawasan di negara tersebut juga menghadapi ancaman persaingan kelompok kriminal yang berkaitan dengan perdagangan narkotika.

Machala mencatat 693 kasus pembunuhan sepanjang 2025 berdasarkan laporan CCSPJP

5. Quevedo, Ekuador: Tingkat Pembunuhan Tembus 109 Kasus

Quevedo menempati posisi kelima dengan tingkat pembunuhan mencapai 109,01 per 100.000 penduduk.

Kota yang juga berada di Provinsi Los Ríos ini mencatat 433 kasus pembunuhan dengan estimasi populasi sekitar 397 ribu jiwa.

Masuknya Quevedo memperlihatkan bahwa persoalan keamanan di Ekuador tidak hanya terjadi di kota-kota metropolitan besar, tetapi juga menjangkau wilayah regional.

6. Culiacán, Meksiko: Persaingan Kelompok Kriminal

Culiacán berada di posisi keenam dengan tingkat pembunuhan sebesar 103,91 per 100.000 penduduk.

Kota yang menjadi ibu kota negara bagian Sinaloa, Meksiko, tersebut mencatat 1.086 kasus pembunuhan sepanjang 2025.

Culiacán dikenal sebagai salah satu wilayah yang menghadapi persoalan kekerasan akibat persaingan kelompok kriminal dan perdagangan narkotika. Situasi tersebut turut memengaruhi keamanan masyarakat di berbagai kawasan kota.

7. Manabí Centro, Ekuador: Kawasan dengan Angka Pembunuhan Tinggi

Manabí Centro menempati posisi ketujuh dengan tingkat pembunuhan 103,77 per 100.000 penduduk.

Wilayah ini merupakan kawasan metropolitan atau gabungan sejumlah wilayah administratif di Provinsi Manabí, Ekuador, bukan satu kota tunggal.

Berdasarkan laporan CCSPJP, wilayah tersebut mencatat 911 kasus pembunuhan dengan estimasi populasi sekitar 877 ribu penduduk.

8. Guayaquil, Ekuador: Pusat Ekonomi yang Dihantui Kekerasan

Guayaquil berada di posisi kedelapan dengan tingkat pembunuhan mencapai 91,10 per 100.000 penduduk.

Sebagai salah satu pusat ekonomi dan pelabuhan utama Ekuador, Guayaquil memiliki peran penting dalam perdagangan nasional maupun internasional.

Namun, aktivitas kelompok kriminal dan persaingan penguasaan jalur perdagangan narkotika turut menjadi persoalan keamanan di kota tersebut.

Guayaquil mencatat 3.115 kasus pembunuhan sepanjang 2025, menjadikannya salah satu kota dengan jumlah kasus absolut terbesar dalam daftar sepuluh besar.

9. Ciudad Obregón, Meksiko: Kota di Luar Ibu Kota Negara Bagian

Ciudad Obregón menempati posisi kesembilan dengan tingkat pembunuhan sebesar 90,81 per 100.000 penduduk.

Kota yang berada di negara bagian Sonora, Meksiko, ini mencatat 306 kasus pembunuhan dengan populasi sekitar 336 ribu jiwa.

Kekerasan terkait kelompok kriminal menjadi salah satu tantangan keamanan di sejumlah wilayah Sonora, termasuk kawasan Ciudad Obregón.

10. Esmeraldas, Ekuador: Menutup Daftar Sepuluh Besar

Esmeraldas melengkapi daftar sepuluh kota dengan tingkat pembunuhan tertinggi di dunia. Kota di wilayah pesisir barat laut Ekuador ini mencatat angka 90,56 pembunuhan per 100.000 penduduk.

Berdasarkan laporan CCSPJP, terdapat 294 kasus pembunuhan dengan estimasi populasi sekitar 324 ribu jiwa sepanjang 2025.

Letaknya yang berada di kawasan pesisir turut menjadikan persoalan keamanan dan aktivitas kelompok kriminal sebagai perhatian penting bagi wilayah tersebut.

Baca Juga: 10 Film Horor Terlaris Sepanjang Masa, It hingga The Conjuring: Last Rites

Mengapa Kota-Kota Tersebut Memiliki Angka Pembunuhan Tinggi?

Ada beberapa faktor yang memengaruhi tingginya angka pembunuhan di berbagai kota tersebut, di antaranya:

1. Persaingan kelompok kriminal: Perebutan wilayah kekuasaan dan pengaruh antarkelompok kriminal dapat memicu kekerasan bersenjata.
2. Perdagangan narkotika: Jalur distribusi narkotika internasional dapat meningkatkan persaingan kelompok kriminal di sejumlah wilayah.
3. Lemahnya keamanan: Keterbatasan pengawasan, penegakan hukum, dan perlindungan masyarakat dapat memperburuk situasi.
4. Konflik sosial dan ekonomi: Ketimpangan sosial, kemiskinan, serta ketidakstabilan pemerintahan dapat memperbesar kerentanan terhadap tindak kekerasan.

Laporan CCSPJP juga mencatat bahwa dari 50 kota yang masuk pemeringkatan, sebanyak 44 berada di Benua Amerika dan enam lainnya berada di Afrika. Meksiko menjadi negara dengan jumlah kota terbanyak, yakni 17 kota, disusul Kolombia dengan delapan kota dan Ekuador dengan tujuh kota.

Dari sepuluh kota dalam daftar tersebut, hanya Port-au-Prince yang merupakan ibu kota negara. Sembilan kota lainnya merupakan kota regional atau kawasan metropolitan.

Menariknya, Culiacán memang merupakan ibu kota negara bagian Sinaloa di Meksiko, tetapi bukan ibu kota nasional. Sementara itu, Guayaquil merupakan pusat ekonomi penting Ekuador, meskipun ibu kota negara tersebut adalah Quito.

Hal ini memperlihatkan bahwa tingginya angka pembunuhan tidak selalu berpusat di pusat pemerintahan. Kota-kota yang memiliki aktivitas perdagangan, pelabuhan strategis, serta menjadi jalur pergerakan kelompok kriminal juga dapat menghadapi persoalan keamanan yang serius.