Polisi Ungkap Obrolan Istri Sah dan Tersangka Pembunuhan Istri Siri serta Anak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Okt 2026, 16:01
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Polisi menggiring tersangka pembunuhan ibu dan anak di Kota Madiun berinisial DBM (40) di Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa (27/10/2026). Polisi menggiring tersangka pembunuhan ibu dan anak di Kota Madiun berinisial DBM (40) di Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa (27/10/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Polisi mengungkap perkembangan penyidikan kasus pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anak laki-lakinya, AGEF (4), yang diduga dilakukan Dwi Bagus Martono. Tersangka menjalani prarekonstruksi pada Rabu (28/10) dengan memperagakan puluhan adegan di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, AKBP Arbaridi Jumhur, mengatakan terdapat 48 adegan yang diperagakan Dwi. Prarekonstruksi dilakukan di beberapa tempat, mulai dari hotel, rumah tersangka, hingga rumah orang tuanya.

"Kemarin kami ke TKP, untuk prarekonstruksi di hotel, rumah dia, rumah orang tua, semua adegan, 48 adegan," jelasnya.

Di sela proses tersebut, istri sah tersangka, Martha Amalia Iflahah, sempat meminta kesempatan untuk bertemu langsung dengan Dwi. Keduanya kemudian berbincang singkat sebelum tersangka kembali dibawa petugas.

Baca Juga: Dulu Berjualan Jeruk dengan Sepeda Motor, Kini Jaringan Usaha Antoni Mampu Kirim hingga 3 Truk Sehari Berkat Pemberdayaan BRI

Jumhur menjelaskan, pertemuan itu berlangsung atas permintaan Martha yang ingin memberikan dukungan sekaligus mendengar permintaan maaf dari suaminya.

"Kemarin habis rekonstruksi di rumah tersangka pada saat kita mau kembali istrinya meminta ada bertemu sebentar dan kita kasih kesempatan. Ya intinya menguatkanlah. Istrinya menguatkan dan tersangka sendiri meminta maaf. Seperti itu aja. Langsung [tersangka] kita bawa. Tidak ada pembicaraan lain," ujar Jumhur kepada wartawan, Kamis (29/10).

Lebih lanjut, polisi masih mendalami sejumlah bagian dalam kasus tersebut, termasuk dugaan upaya tersangka menghilangkan jejak setelah kejadian. Penyidik juga berencana memeriksa dua orang yang diduga terlibat dalam pengiriman mesin yang berkaitan dengan upaya tersebut.

"Ada beberapa pendalaman lagi, kita dalami, kita periksa lagi tersangka. Nanti mungkin ada saksi-saksi khusus di TKP. Khususnya pada saat tersangka melakukan kegiatan menghilangkan jejak, ada yang mengirim mesin, 2 orang, besok rencana kita periksa," ungkap dia.

Dalam penyidikan perkara ini, polisi juga mengungkap bahwa Martha sebelumnya tidak mengetahui Dwi telah menikah siri dengan Dini sejak 2023.