Iran Eksekusi Mati Lagi Pria yang Jadi Mata-mata Israel

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Sep 2026, 09:43
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Siluet tentara dengan latar belakang bendera Iran dan bendera Israel Ilustrasi - Siluet tentara dengan latar belakang bendera Iran dan bendera Israel (Antara)

Ntvnews.id, Taheran - Iran mengeksekusi seorang pria yang dinyatakan bersalah melakukan spionase untuk Israel. Pria tersebut dituduh menyerahkan informasi mengenai lokasi sejumlah situs rudal kepada badan intelijen Israel, Mossad.

Hukuman mati terhadap pria bernama Hossein Pedaran itu dilakukan setelah Mahkamah Agung Iran menguatkan vonis yang dijatuhkan kepadanya.

Dilansir dari Reuters, Minggu, 20 September 2026, Pedaran dieksekusi dengan cara digantung. Informasi tersebut disampaikan kantor berita Mizan yang dikelola badan kehakiman Iran.

Mizan melaporkan Pedaran dinyatakan bersalah atas tuduhan melakukan spionase dan bekerja sama dengan badan intelijen Israel. Ia disebut memberikan informasi terkait sejumlah fasilitas militer sensitif yang berada di Provinsi Isfahan, Iran bagian tengah.

"Pedaran memberikan kepada badan intelijen Mossad milik Israel informasi mengenai situs-situs militer sensitif di Provinsi Isfahan," demikian laporan Mizan, dikutip Reuters.

Baca Juga: Soal Video Viral Seskab Teddy di LRT, Pengamat: Bukan Pengusiran, Ada Disabilitas

Menurut laporan Mizan, Pedaran menjalankan aktivitas spionase tersebut dengan motif memperoleh keuntungan finansial.

Eksekusi Pedaran dilakukan dalam konteks konflik selama 12 hari antara Iran dan Israel. Otoritas Iran menyebut informasi mengenai lokasi situs rudal tersebut diberikan kepada Mossad ketika perang berlangsung.

Namun, tuduhan yang ditujukan kepada Pedaran tersebut bersumber dari keterangan badan kehakiman Iran dan belum dapat diverifikasi secara independen. Reuters juga melaporkan tidak menemukan bukti lain yang dapat mengonfirmasi tuduhan tersebut.

Eksekusi Pedaran berlangsung ketika Iran mengalami peningkatan kasus hukuman mati terhadap individu yang dituduh melakukan spionase ataupun bekerja sama dengan Israel setelah konflik antara kedua negara kembali meningkat.

x|close