Resmi Jabat Presiden Majelis Umum PBB, Menlu Bangladesh Janji Taati Piagam

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Sep 2026, 21:15
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi suasana dalam Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat. Ilustrasi suasana dalam Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Luar Negeri Bangladesh, Khalilur Rahman, resmi dilantik sebagai Presiden Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa, 8 Seprember 2026. Dalam pernyataan pertamanya, Rahman berkomitmen penuh untuk menjunjung tinggi Piagam PBB serta siap menjembatani perbedaan antarnegara anggota.

"Seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, kepemimpinan saya akan sangat berpegang teguh pada Piagam PBB. Saya akan sepenuhnya setia pada piagam tersebut, serta pada mandat yang diberikan negara-negara anggota kepada PBB," ujar Rahman kepada awak media.

Di tengah dinamika geopolitik global, Rahman menekankan krusialnya penyesuaian dan kesiapan PBB dalam menghadapi tantangan masa depan. Ia menyadari diplomasi internasional memerlukan proses berkelanjutan.

"Saya tidak naif dengan berpikir bahwa semuanya dapat diselesaikan dengan cepat dan secara damai. Ada persoalan yang tetap belum terselesaikan. Ada hal-hal yang mungkin membutuhkan waktu untuk menemukan solusinya. Itu tidak masalah," tuturnya.
 

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan langkahnya untuk mendorong dialog konstruktif di tingkat global.

"Namun, hal itu tidak boleh menghalangi kita untuk mencari titik temu di mana pun kita bisa, dan itulah yang akan terus saya upayakan," tambah Rahman.

Pelantikan Rahman menandai berakhirnya masa tugas Sidang ke-80 Majelis Umum PBB yang sebelumnya dipimpin oleh Annalena Baerbock. Pembukaan resmi Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dijadwalkan langsung bergulir pada hari yang sama.
 
(Sumber: Antara)
 
x|close