Uni Eropa Minta Penjelasan AS Usai Terapkan Tarif Baru

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Jul 2026, 17:13
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Markas besar Uni Eropa di Brussel, Belgia. Markas besar Uni Eropa di Brussel, Belgia. (Antara)

Ntvnews.id, Manila - Uni Eropa akan meminta penjelasan kepada Amerika Serikat terkait keputusan pemberlakuan tarif baru terhadap berbagai produk asal Eropa. Langkah tersebut diambil setelah Washington dinilai tidak menjalankan kesepakatan perdagangan yang sebelumnya telah disepakati kedua pihak.

"Kami memiliki kesepakatan dengan Amerika dan kami telah mematuhi kesepakatan itu, dari pihak kami. Itulah mengapa ini menjadi kejutan yang tidak menyenangkan bahwa kesepakatan tersebut tidak dipatuhi," kata Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas di sela-sela pertemuan ASEAN di Manila, Filipina, Jumat, 24 Juli 2026.

Pada Jumat, 24 Juli 2026, pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penerapan tarif baru sebesar 10 persen dan 12,5 persen terhadap barang dari 60 mitra dagang, termasuk Uni Eropa.

Kallas mengaku tidak menyangka Amerika Serikat kembali mengubah kebijakan tarifnya yang dinilai terus berubah dalam waktu singkat.

Baca JugaUni Eropa Khawatir Tarif Baru AS Bisa Melampaui 10 Persen

"Siapa yang bisa mengikuti perubahan tarif yang terus-menerus diberlakukan dan dicabut? Tidak, kami tidak mengharapkan hal ini," kata Kallas.

Ia juga membantah tuduhan Amerika Serikat yang menilai regulasi Uni Eropa terkait pengendalian kerja paksa masih lemah. Menurut Kallas, tuduhan tersebut tidak memiliki dasar.

"Jika Anda membandingkan undang-undang ketenagakerjaan kami dengan yang ada di Amerika Serikat, kami memiliki cuti berbayar, kami memiliki kondisi kerja yang sangat baik bagi para karyawan kami. Jadi, tuduhan itu sebenarnya tidak berdasar," ujarnya.

Baca JugaUni Eropa dan AS Capai Kesepakatan Sementara soal Regulasi Tarif Perdagangan

Sebelumnya, pada Agustus 2025, Amerika Serikat dan Uni Eropa telah mengumumkan kerangka kerja perjanjian perdagangan. Dalam kesepakatan tersebut, Uni Eropa sepakat menghapus tarif atas seluruh barang industri asal Amerika Serikat, sementara Washington tetap memberlakukan tarif sebesar 15 persen terhadap sebagian besar produk asal Eropa.

(Sumber: Antara)
 
 
 
x|close