Ntvnews.id, Jakarta - Seorang siswi SMP berinisial N (15) di Kabupaten Karawang dilaporkan menjadi korban dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh oknum pelatih pencak silat berinisial OD. Peristiwa ini terungkap setelah korban bercerita kepada ayahnya tentang perilaku tidak pantas yang dialaminya, sehingga kasus tersebut kini ditangani oleh kepolisian setempat.
Ayah korban mengungkapkan bahwa perubahan sikap anaknya, seperti sering melamun dan mudah marah, menjadi alasan dirinya mendesak sang anak untuk menceritakan kejadian tersebut. “Awalnya anaknya sering mengamuk tanpa sebab. Namun, akhir-akhir ini lebih banyak melamun, setelah didesak akhirnya anaknya cerita,” ujar ayah korban saat diwawancarai.
Informasi kasus pelecehan tersebut diunggah akun infokrw dan jabar time.
View this post on Instagram
Kasus ini kini sedang ditindaklanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Karawang, dan laporan polisi telah dibuat sebagai langkah awal proses hukum. Kanit IV PPA, Iptu Rita Zahara, menyatakan bahwa kasus tersebut “ada di Polres, mau buat LP (laporan polisi),” menunjukkan proses penyelidikan resmi telah dimulai.
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap interaksi anak dengan orang dewasa di lingkungan pendidikan dan pelatihan, terutama dalam kegiatan ekstrakurikuler yang melibatkan figur otoritas yang dipercayai masyarakat.
Ilustrasi Pelecehan