Sambil Peluk Rismon Sianipar, Gibran: Kita Ini Saudaraan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Mar 2026, 13:34
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima dan menggelar pertemuan dengan peneliti Rismon Sianipar di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/3/2026). ANTARA FOTO/Indrianto Eko/pri. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima dan menggelar pertemuan dengan peneliti Rismon Sianipar di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/3/2026). ANTARA FOTO/Indrianto Eko/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima peneliti Rismon Sianipar di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat. Pertemuan tersebut berlangsung setelah Rismon menyampaikan permohonan maaf terkait pernyataannya mengenai ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Rismon yang didampingi pengacaranya tiba di Istana Wakil Presiden sekitar pukul 10.00 WIB, Jumat, 13 Maret 2026. 

Pertemuan antara Gibran dan Rismon berlangsung tertutup tanpa kehadiran awak media. Sekitar 45 menit kemudian, keduanya keluar dari ruang kantor Wakil Presiden dan menyapa para jurnalis yang menunggu di luar.

Gibran yang mengenakan jas biru dongker dipadu kemeja putih terlihat berbincang singkat dengan Rismon sebelum berjabat tangan.

"Makasih, makasih, makasih. Pokoknya kita ini saudaraan. Sudah, enggak ada apa-apa lagi," kata Gibran seraya memeluk Rismon.

Usai pertemuan tersebut, Gibran juga memberikan sebuah parsel berukuran besar kepada Rismon yang berasal dari Balige, Sumatera Utara.

Baca Juga: Daftar 8 Tersangka Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Ada Roy Suryo, Eggi, Dokter Tifa hingga Rismon

"Ini, kan mau pulang kampung," kata Gibran kepada Simon.

Mendengar hal itu, Simon tertawa sambil membawa parsel tersebut meski tampak sedikit kewalahan karena ukurannya yang besar.

Sebelumnya, Rismon yang sempat menjadi tersangka terkait tuduhan ijazah palsu terhadap Jokowi telah menyampaikan klarifikasi melalui kanal YouTube Balige Academy yang diunggah pada Rabu, 11 Maret 2026.

Dalam klarifikasi tersebut, Rismon menyebut telah menemukan sejumlah temuan baru yang menurutnya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan akademik, salah satunya terkait keaslian ijazah Jokowi.

Menurut dia, sejumlah objek kajian seperti emboss dan watermark pada ijazah menunjukkan konsistensi yang mendukung keaslian dokumen tersebut.

Pada kesempatan itu pula, Rismon menyampaikan permohonan maaf kepada Jokowi dan masyarakat terkait temuan terbarunya mengenai ijazah tersebut.

"Ya tentu, saya pun minta maaf kepada publik. Apalagi kepada pihak terkait seperti Bapak Joko Widodo, itulah pertanggungjawaban seorang peneliti yang harus independen, yang siap dicerca, dihina, dengan narasi-narasi sesuka mereka,” katanya.

Menanggapi permintaan maaf tersebut, Gibran dalam keterangan tertulis yang diterima Rismon Sianipar saat hadir dalam program "Merah Putih", Rabu, 9 Juli 2025, yang dipandu jurnalis senior Nusantara TV, Donny de Keizer. Rismon Sianipar saat hadir dalam program "Merah Putih", Rabu, 9 Juli 2025, yang dipandu jurnalis senior Nusantara TV, Donny de Keizer. di Jakarta, Kamis, 12 Maret 2026 malam, mengatakan bahwa bulan Ramadan merupakan momen yang baik untuk saling memaafkan dan mempererat hubungan persaudaraan.

Baca Juga: Roy Suryo Tegaskan Tak Mundur Meski Rismon Ajukan Restorative Justice di Polda Metro Jaya

"Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat baik untuk saling memaafkan dan kembali merajut tali persaudaraan," ujar Gibran.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap sikap Rismon yang telah memberikan klarifikasi serta kesediaannya meninjau kembali pernyataan yang sebelumnya disampaikan kepada publik. Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan kedewasaan dalam kehidupan demokrasi.

(Sumber: Antara)

x|close