Ntvnews.id, Jakarta - Ribuan hektare areal sawah yang tersebar di sejumlah kawasan sekitar Kabupaten Karawang, Jawa Barat terendam banjir akibat meluapnya air Sungai Citarum dan Cibeet serta banjir rob.
Kepala Bidang Sarana Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Karawang, Mahmud saat dihubungi di Karawang, Jumat menyampaikan ribuan hektare areal sawah itu sudah terendam banjir selama beberapa hari terakhir.
Sesuai dengan laporan hasil monitoring di lapangan, terdapat 1.948 hektare areal sawah yang terendam banjir, tersebar di 20 desa di tujuh kecamatan.
Banjir yang merendam areal sawah akibat meluapnya Sungai Citarum dan Cibeet serta banjir rob di wilayah utara Karawang.
Seiring dengan masih tingginya intensitas hujan di wilayah Karawang, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan setempat masih terus melakukan pendataan areal sawah yang terendam banjir.
Banjir yang sudah berlangsung selama beberapa hari terakhir telah merendam ribuan rumah, sejumlah sarana pendidikan, sarana ibadah dan sarana publik hingga kantor pemerintahan.
Kondisi banjir terparah terjadi di wilayah Telukjambe Barat, tepatnya di sekitar Desa Karangligar. Ketinggian air di desa itu hampir mencapai 2 meter. Kondisi tersebut memaksa ratusan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Baca Juga: Pramono Pimpin Ratas Atasi Banjir Jakarta
ANTARA
Pemukiman warga dan areal sawah terendam banjir di Karawang. (ANTARA/Darryl Ramadhan/dok) (ANTARA)