Gojek Ungkap Penyebab Sulitnya Dapat Driver di Akhir Ramadhan dan Jelang Lebaran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Mar 2026, 13:48
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Konvoi ojol Gojek dalam rangka menyambut HUT ke-80 RI di Jakarta, Minggu (17/8/2025). ANTARA/HO-Gojek/pri Ilustrasi - Konvoi ojol Gojek dalam rangka menyambut HUT ke-80 RI di Jakarta, Minggu (17/8/2025). ANTARA/HO-Gojek/pri (Antara)

Ntvnews.id, JakartaGojek mengungkapkan sejumlah faktor yang menyebabkan lonjakan permintaan layanan transportasi, khususnya di Jakarta, sehingga pelanggan kerap mengalami kesulitan mendapatkan mitra pengemudi pada jam-jam tertentu di periode akhir Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Head of Driver Operations Gojek Bambang Adi Wirawan mengatakan bahwa pola jam sibuk selama Ramadhan terjadi lebih awal dibanding hari biasa. Aktivitas pemesanan mulai meningkat sejak pukul 15.30 WIB dan mencapai puncaknya pada pukul 16.00 hingga 18.00 WIB.

"Di sisi lain, pada periode akhir Ramadhan, kami memahami bahwa sebagian dari mitra driver Gojek, khususnya yang beroperasi di kota-kota besar, ada yang telah pulang kampung atau mudik dan memilih menghabiskan waktu bersama keluarganya," kata Bambang dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.

Berdasarkan data internal Gojek pada 2025, para mitra pengemudi biasanya mulai kembali beroperasi secara bertahap pada minggu pertama hingga kedua setelah Hari Raya Idul Fitri, seiring dengan kembali normalnya aktivitas masyarakat setelah masa libur.

Baca Juga: Ini Tips Mudik Lebaran Aman Menggunakan Mobil Listrik

Selain faktor tersebut, Bambang menjelaskan bahwa kondisi eksternal juga turut memengaruhi ketersediaan mitra pengemudi. Cuaca hujan yang menyebabkan genangan di beberapa titik serta kemacetan lalu lintas turut berdampak pada kelancaran layanan.

"Dengan demikian, orderan pelanggan di periode ini seringkali membutuhkan waktu tambahan agar dapat diterima oleh mitra," ujarnya.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Gojek mengimbau pengguna agar memberikan waktu lebih panjang saat melakukan pemesanan maupun merencanakan perjalanan selama periode ini.

Sementara dari sisi mitra pengemudi, Gojek akan menerapkan skema tarif khusus selama periode libur Hari Raya Idul Fitri guna meningkatkan peluang pendapatan bagi para driver.

Baca Juga: Nadiem Tegaskan Tak Lagi Campuri Urusan Gojek Sejak Jadi Menteri

"Terdapat pula insentif atau bonus pendapatan tambahan untuk mitra driver yang telah menyelesaikan jumlah order tertentu. Langkah ini penting kami jalankan untuk mengapresiasi mitra driver yang tetap memilih melayani masyarakat di periode libur Hari Raya Idul Fitri," kata Bambang.

Ia menambahkan bahwa perusahaan tetap berkomitmen menjaga kenyamanan pengguna sekaligus memastikan ekosistem yang mendukung keberlanjutan pendapatan mitra pengemudi.

"Gojek senantiasa berkomitmen untuk memastikan kemudahan dan kenyamanan pengguna saat menggunakan layanan kami, serta di saat yang sama menawarkan ekosistem yang memberikan kesempatan bagi mitra driver mendapatkan penghasilan yang berkelanjutan," imbuhnya.

(Sumber: Antara)

x|close