Ntvnews.id , Jakarta - Longsor gugusan sampah kembali menelan korban di TPST Bantargebang pada Minggu 8 Maret 2026. Peristiwa tersebut menimpa area pembuangan, menimbun sejumlah warung dan lima truk sampah; data sementara per 9 Maret mencatat enam orang meninggal dunia.
Warga dan petugas kebersihan yang berada di lokasi sempat kewalahan menghadapi runtuhan material organik dan anorganik yang bergerak setelah hujan deras.
Kejadian terbaru ini sebenarnya bagian dari rangkaian longsor yang pernah terjadi di lokasi yang sama. Catatan menunjukkan longsor pada 2003 yang sempat menimpa permukiman, lalu pada 2006 zona 3 runtuh dan menimbun puluhan pemulung dengan dua korban jiwa.
Baca Juga: Pramono Ungkap Identitas Korban Longsor Sampah Bantargebang: 2 Sopir, 1 Pedagang, dan 1 Pemulung
Pada Januari terdokumentasi landasan amblas yang menyeret tiga truk sampah ke dasar sungai, sementara pada Maret sebelumnya gunungan setinggi sekitar 50 meter ambruk di zona 4C — menandai pola berulang di kawasan pembuangan yang rentan.
Penyebab yang diduga kuat adalah kelebihan kapasitas penumpukan sampah dan stabilitas lereng yang menurun setelah hujan lebat berkepanjangan.
Dalam pernyataannya, Hanif Faisol Nurofiq mengingatkan bahwa tragedi ini harus menjadi pelajaran untuk segera memperbaiki tata kelola demi keselamatan jiwa manusia dan kelestarian lingkungan.
Kondisi lapangan menunjukkan perlunya tindakan cepat untuk melindungi pekerja dan warga sekitar dari bahaya longsor susulan.
Baca Juga: Longsor Sampah di TPST Bantargebang Timbun Truk, Diduga Ada Korban Jiwa
Sebagai respons, Kementerian Lingkungan Hidup mengusulkan serangkaian pembenahan:
Penyelidikan menyeluruh untuk menemukan pihak yang lalai, penegakan hukum dengan ancaman penjara 5–10 tahun dan denda puluhan miliar rupiah, pengoptimalan fasilitas pengolahan (termasuk RDF), serta peningkatan kapasitas pengolahan sampai target harian yang lebih aman.
Jangka panjang, pihak berwenang mendorong perubahan fungsi sebagian fasilitas untuk penanganan sampah anorganik agar risiko serupa berkurang.
Berikut Infografiknya:
Longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, kembali terjadi, Minggu (8/3), dan menelan korban jiwa. Pembenahan pengelolaan sampah perlu segera dilakukan untuk mencegah peristiwa ini terulang. (Antara)
Longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, kembali terjadi, Minggu (8/3), dan menelan korban jiwa. Pembenahan pengelolaan sampah perlu segera dilakukan untuk mencegah peristiwa ini terulang. (Antara)