Korban Tewas Longsor Bantargebang Bertambah, Total Lima Orang Ditemukan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Mar 2026, 15:10
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Sejumlah petugas gabungan memindahkan korban longsor gunungan sampah ke kantung jenazah usai ditemukan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/3/2026). Berdasarkan data sementara dari Basarnas DKI Jakarta pada Senin (9/3) siang, sebanyak lima orang meninggal dunia dan empat lainnya masih dalam proses pencarian akibat longsoran sampah di TPST tersebut. ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/foc. Sejumlah petugas gabungan memindahkan korban longsor gunungan sampah ke kantung jenazah usai ditemukan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/3/2026). Berdasarkan data sementara dari Basarnas DKI Jakarta pada Senin (9/3) siang, sebanyak lima orang meninggal dunia dan empat lainnya masih dalam proses pencarian akibat longsoran sampah di TPST tersebut. ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/foc. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) DKI Jakarta kembali menemukan satu jenazah korban yang tertimbun longsoran gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPS) Bantargebang, Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Satu jenazah ditemukan siang tadi, sehingga total ada lima orang yang meninggal dunia,” kata Humas Basarnas DKI Jakarta Romli Prasetyo di Jakarta, Senin, 9 Maret 2026.

Romli mengatakan hingga saat ini tim pencarian masih berupaya menemukan empat korban lainnya yang diduga masih tertimbun di lokasi longsor.

Sementara itu, empat orang lainnya dilaporkan berhasil selamat dari peristiwa tersebut.

“Sejauh ini empat orang yang selamat,” kata dia.

Baca Juga: Zona 4A TPST Bantargebang Ditutup Sementara Usai Longsor Tewaskan 4 Orang

Operator mengoperasikan alat berat saat melakukan pencarian korban longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin 9 Maret 2026. Berdasarkan data sementara dari Basarnas DKI Jakarta pada Seni <b>(Antara)</b> Operator mengoperasikan alat berat saat melakukan pencarian korban longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin 9 Maret 2026. Berdasarkan data sementara dari Basarnas DKI Jakarta pada Seni (Antara)

Berdasarkan data Basarnas DKI Jakarta, total terdapat 13 orang yang menjadi korban dalam peristiwa longsoran gunungan sampah tersebut.

Empat orang yang selamat diketahui bernama Budiman, Joha, Safifudin, dan Slamet.

Sementara korban meninggal dunia antara lain pemilik warung Enda Widayanti (25), pemilik warung Sumine (60), sopir truk Dedi Sutrisno, serta Irwan Supriatin.

“Ditambah satu jasad lagi yang baru ditemukan petugas. Kami masih mencari empat orang korban yang belum ditemukan,” kata Romli.

Dalam proses pencarian, sebanyak 366 personel gabungan dikerahkan ke lokasi kejadian.

Baca Juga: Pramono Sampaikan Duka, 4 Orang Meninggal Akibat Longsor Gunungan Sampah di TPST Bantargebang

Pramono Anung <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Tim tersebut berasal dari berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Jakarta, Unit Siaga SAR Bekasi, Polres Metro Bekasi, Polsek Bantar Gebang, Koramil, Dinas Pemadam Kebakaran Bekasi, TNI Batalyon Armed 7/Biring Galih, Dalmas Polda Metro Jaya, Satbrimobda, hingga Ditsamapta.

Tim SAR gabungan membuka akses menuju titik longsor dengan menggunakan alat berat seperti ekskavator.

Selain itu, unit anjing pelacak atau K-9 juga dikerahkan untuk membantu mendeteksi keberadaan korban yang masih tertimbun.

“Selain itu juga telah mengerahkan alat bantuan untuk melakukan evakuasi,” kata dia.

(Sumber: Antara)

x|close