Waspada! Hindari Tanggal Ini Jika Tak Ingin Terjebak Macet Saat Mudik Lebaran 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Mar 2026, 13:38
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Pengaturan lalu lintas jalan tol Satu Arah (one way), Contra Flow, dan Ganjil-Genap pada saat arus mudik Lebaran 2026. Pengaturan lalu lintas jalan tol Satu Arah (one way), Contra Flow, dan Ganjil-Genap pada saat arus mudik Lebaran 2026. (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Masyarakat yang berencana pulang kampung pada Lebaran 2026 perlu memperhatikan waktu keberangkatan dengan cermat. Pasalnya, lonjakan pemudik tahun ini diperkirakan sangat besar dan berpotensi memicu kemacetan panjang di sejumlah jalur utama.

Jumlah warga yang melakukan perjalanan mudik diprediksi mencapai 143,9 juta orang. Dari berbagai moda transportasi yang tersedia, mobil pribadi masih menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia untuk pulang kampung.

Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Baketras) memperkirakan sekitar 76,24 juta orang atau 52,98 persen pemudik akan menggunakan mobil. Dominasi kendaraan pribadi ini menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan kepadatan lalu lintas selama periode mudik.

Daerah Asal dan Tujuan Pemudik Terbanyak

Sebagian besar pemudik diperkirakan berasal dari Pulau Jawa. Data Baketras menunjukkan lima provinsi dengan jumlah pemudik terbesar adalah:

  • Jawa Barat: 30,97 juta orang
  • DKI Jakarta: 19,93 juta orang
  • Jawa Timur: 17,2 juta orang
  • Jawa Tengah: 16,57 juta orang
  • Banten: 11,17 juta orang

Baca Juga: BRI Kembali Jalankan Program Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)

Sementara itu, daerah tujuan mudik paling ramai diprediksi menuju:

  • Jawa Tengah: 38,71 juta orang
  • Jawa Timur: 27,29 juta orang
  • Jawa Barat: 25,09 juta orang
  • DI Yogyakarta: 8,20 juta orang
  • Sulawesi Selatan: 5,36 juta orang

Besarnya pergerakan pemudik dari dan menuju wilayah-wilayah tersebut membuat sejumlah jalur utama diperkirakan mengalami lonjakan kendaraan.

Puncak Arus Mudik dan Arus Balik

Bagi masyarakat yang ingin menghindari kemacetan panjang, penting untuk memperhatikan perkiraan waktu puncak perjalanan.

Baketras memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada H-3 atau Rabu, 18 Maret 2026. Pada tanggal ini volume kendaraan diperkirakan mencapai titik tertinggi.

Sementara itu, puncak arus balik diprediksi berlangsung pada H+6 atau Jumat, 27 Maret 2026.

Baca Juga: Menlu Iran Siap Beri Banyak 'Kejutan' untuk AS

Menghindari tanggal-tanggal tersebut dapat menjadi strategi bagi pemudik agar perjalanan lebih lancar dan waktu bersama keluarga di kampung halaman tidak tersita di jalan.

Rekayasa Lalu Lintas Selama Mudik 2026

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, pemerintah menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas tol utama, khususnya di Tol Trans Jawa. Skema yang disiapkan meliputi one way, contraflow, dan sistem ganjil genap.

Penerapan kebijakan tersebut akan bersifat situasional berdasarkan diskresi kepolisian, menyesuaikan kondisi kepadatan kendaraan di lapangan.

Jadwal One Way di Tol Trans Jawa

Arus Mudik

17 Maret – 20 Maret
Selasa pukul 12.00 WIB hingga Jumat pukul 24.00 WIB
Ruas Tol Jakarta–Cikampek Km 70 sampai Semarang–Solo Km 421

Arus Balik

23 Maret – 29 Maret
Senin pukul 12.00 WIB hingga Minggu pukul 24.00 WIB
Ruas Tol Semarang–Solo Km 421 sampai Jakarta–Cikampek Km 70

Jadwal Contraflow

Baca Juga: Pramono Anung Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta

Arus Mudik

Ruas Tol Jakarta–Cikampek KM 47 (Karawang Barat) hingga KM 70 (Cikampek)

Periode pertama
17 Maret – 20 Maret
Selasa pukul 14.00 WIB sampai Jumat pukul 24.00 WIB

Periode kedua
21 Maret – 22 Maret
Sabtu pukul 12.00–20.00 WIB dan Minggu pukul 09.00–18.00 WIB

Arus Balik

Jakarta–Cikampek KM 70 hingga KM 47
23 Maret – 29 Maret
Senin pukul 14.00 WIB sampai Minggu pukul 24.00 WIB

Tol Jagorawi KM 21 (Gunung Putri) hingga KM 8 (Cipayung)
21 Maret – 22 Maret
Sabtu pukul 12.00–20.00 WIB dan Minggu pukul 09.00–18.00 WIB

x|close