14 Bus Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Resmi Beroperasi, Tarif Rp3.500

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Mar 2026, 10:48
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Bus Transjabodetabek rute Blok M - Bandara Soeatta Bus Transjabodetabek rute Blok M - Bandara Soeatta (Ntvnews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mengoperasikan 14 armada Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (SH2) untuk mempermudah mobilitas masyarakat menuju bandara.

Layanan transportasi massal ini diluncurkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Maret 2026.

Kehadiran rute baru ini diharapkan menjadi solusi transportasi publik yang lebih terjangkau sekaligus membantu mengurangi kemacetan akibat tingginya penggunaan kendaraan pribadi menuju bandara.

Pramono menyampaikan bahwa sebanyak 14 unit bus disiapkan untuk melayani rute tersebut. Dengan jumlah armada itu, pemerintah memperkirakan layanan ini mampu mengangkut sekitar 1.900 hingga 2.000 penumpang setiap hari.

"Kami memperkirakan dengan jumlah armada 14 tadi, kemungkinan akan melayani antara 1.900 sampai dengan 2.000 penumpang, seperti ketika kita menargetkan TransJabodetabek rute Blok M-Bogor yang waktu itu rencananya 2.000, sekarang di hari libur sudah 8.500 lebih, bahkan rata-ratanya sudah di atas 7.000," ucap Pramono.

Ia menambahkan, optimisme tersebut berkaca pada keberhasilan rute Transjabodetabek Blok M–Bogor yang awalnya ditargetkan melayani 2.000 penumpang, namun kini mampu mencapai lebih dari 8.500 penumpang saat akhir pekan dengan rata-rata harian di atas 7.000 penumpang.

Untuk menarik minat masyarakat menggunakan transportasi umum, Pemprov DKI Jakarta menetapkan tarif promo Rp3.500 selama tiga bulan pertama operasional rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta.

Baca Juga: Pramono Resmikan TransJabodetabek Rute Blok M-Bandara Soetta

Pramono Anung <b>(Ntvnews.id/Adiansyah)</b> Pramono Anung (Ntvnews.id/Adiansyah)

Baca Juga: Pramono Pertimbangkan Tarif Transjabodetabek ke Bandara Soetta

Kebijakan ini juga bertepatan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang momen Idulfitri, sehingga diharapkan dapat membantu perjalanan warga menuju bandara dengan biaya lebih terjangkau.

Setelah masa promosi berakhir, pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap besaran subsidi dan operasional layanan. Tarif diperkirakan akan disesuaikan menjadi sekitar Rp10.000 hingga Rp15.000 per perjalanan.

Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, jumlah penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencapai sekitar 54,9 juta orang setiap tahun. Namun sekitar 70 hingga 80 persen penumpang masih menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju bandara.

Kondisi ini dinilai berkontribusi besar terhadap kemacetan di sejumlah jalur utama menuju bandara. Oleh karena itu, kehadiran Transjabodetabek rute SH2 diharapkan dapat menjadi alternatif transportasi publik yang lebih efisien.

Jika dibandingkan dengan moda transportasi lain menuju bandara, tarif Transjabodetabek tergolong jauh lebih terjangkau. Saat ini, layanan bus Damri dari Blok M menuju bandara dikenakan tarif sekitar Rp80.000 per perjalanan.

Sementara itu, taksi dari perusahaan Blue Bird Group dapat mencapai sekitar Rp217.000 (belum termasuk tol). Adapun layanan ride-hailing seperti GoCar biasanya berkisar antara Rp127.000 hingga Rp155.500.

Layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta akan beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB. Dengan 14 armada yang disiapkan, waktu tunggu antarbus diperkirakan sekitar 10 hingga 20 menit.

"Jumlah bus yang akan dioperasikan adalah 14 bus, mulai dari jam 05.00 sampai 22.00 WIB. Sehingga dengan demikian, waktu tunggunya antara 10 sampai dengan 20 menit," tutup Pramono Anung.

x|close