Ntvnews.id, Jakarta - Ratusan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dihadangan aparat keamanan saat hendak menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI) untuk menggelar aksi unjuk rasa pada Jumat, 12 Juni 2026.
Berdasarkan pantauan di lapangan, rombongan mahasiswa kloter pertama yang berangkat menggunakan enam bus dengan jumlah sekitar 300 massa dihentikan di kawasan Flyover Semanggi. Penghadangan dilakukan oleh sekitar 100 personel gabungan Sabhara dan Brimob yang berjaga di lokasi.
Aparat menghadang laju rombongan mahasiswa guna mencegah mereka melanjutkan perjalanan menuju Bundaran HI, yang menjadi titik rencana pelaksanaan aksi demonstrasi.
View this post on Instagram
Situasi di lokasi sempat memanas ketika mahasiswa mempertanyakan alasan pembatasan perjalanan mereka. Meski demikian, hingga laporan ini disusun, kondisi masih berada dalam pengawasan aparat keamanan dan belum dilaporkan adanya bentrokan antara kedua pihak.
Aksi yang digelar mahasiswa UI tersebut bertujuan menyuarakan penolakan terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai merugikan masyarakat. Salah satu isu utama yang menjadi sorotan dalam demonstrasi tersebut adalah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Baca JUga: Mahasiswi Universitas Halu Oleo Kritis Usai Lompat dari Gedung Fakultas
Para mahasiswa menilai kebijakan kenaikan harga BBM berpotensi meningkatkan beban ekonomi masyarakat, terutama di tengah kondisi biaya hidup yang terus mengalami kenaikan. Selain itu, mereka juga membawa berbagai tuntutan lain yang berkaitan dengan kebijakan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait alasan penghadangan rombongan mahasiswa maupun langkah selanjutnya yang akan diambil untuk mengantisipasi aksi demonstrasi di pusat ibu kota tersebut.
Mahasiswa UI Dihadang di Flyover Semanggi saat Menuju Bundaran HI (Istimewa)