Mudik Gratis DKI Jakarta 2026 Dimulai 17 Maret, Lebih dari 30 Ribu Pemudik Berangkat dari Monas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Mar 2026, 13:40
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
mudik gratis mudik gratis

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan program mudik gratis bagi warga yang ingin pulang kampung menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Program ini dijadwalkan mulai 17 Maret 2026 dengan titik keberangkatan dari kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa program mudik gratis tahun ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Jumlah peserta bahkan meningkat signifikan dibandingkan perkiraan awal.

"Berkaitan dengan mudik, Dinas Perhubungan telah mempersiapkan mudik yang difasilitasi oleh Pemerintah DKI Jakarta akan dimulai diadakan pada tanggal 17 Maret di Monas," ucapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 10 Maet 2026.

Baca Juga: Pramono Anung Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta

Awalnya, Pemprov DKI Jakarta memperkirakan peserta mudik gratis hanya sekitar 26.000 orang. Namun setelah proses pendaftaran dan verifikasi selesai, jumlahnya meningkat menjadi 30.774 pemudik.

Pramono Anung <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Baca Juga: Pramono: 12 Maret Ada Hijab Fashion Show di Tanah Abang

Lonjakan peserta tersebut membuat pemerintah harus menambah jumlah armada bus yang disiapkan untuk mengangkut para pemudik ke berbagai daerah tujuan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo menjelaskan bahwa jumlah armada bus kini ditingkatkan untuk menyesuaikan dengan jumlah peserta yang telah terverifikasi.

"Bahwa dari 26.282 itu meningkat menjadi 30.774 pemudik hasil verifikasi. Sehingga ada kekurangan bus, oleh sebab itu yang sudah terverifikasi itu yang akan diberangkatkan. Jadi tidak ada lagi pengumuman karena keseluruhannya sudah didata dan sudah terverifikasi," terangnya.

Secara total, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 709 unit bus, meningkat dari rencana sebelumnya yang hanya sekitar 660 hingga 670 bus. Adapun seluruh peserta yang akan diberangkatkan merupakan warga yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi.

x|close