Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan bahwa hingga saat ini belum ditemukan kasus campak di wilayah Jakarta. Pemerintah terus memantau perkembangan penyakit menular tersebut untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap aman.
Menurut Pramono, informasi tersebut telah disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta berdasarkan hasil pemantauan terbaru.
"Kemarin sudah dijawab langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan bahwa sampai hari ini di DKI Jakarta belum ada campak," ucap politisi PDI Perjuangan tersebut saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis, 12 Maret 2026.
"Bahwa di sekitar DKI Jakarta mulai ada campak, iya. Kami tentunya, karena dulu untuk DKI Jakarta vaksin itu sangat diperlukan, kemarin Ibu Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa antara campak dengan Covid itu vaksinnya ada kemiripan. Mudah-mudahan tidak masuk ke Jakarta," tambahnya.
Baca Juga: Dokter: Gejala Campak Diawali Flu Biasa Diikuti Panas Tinggi
Ani Ruspitawati (NTVNews.id/Adiansyah)
Baca Juga: IDAI Peringatkan Ancaman KLB Campak, Serukan Kejar Imunisasi Anak
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada temuan kasus positif campak di Jakarta.
“Campak saat ini di Jakarta belum ditemukan ada yang positif,” kata Ani di Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.
Meski belum ada kasus, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang momen Idulfitri yang biasanya diwarnai dengan mobilitas dan interaksi tinggi antarwarga.
Ani menjelaskan bahwa kelompok yang paling rentan terhadap penyakit campak adalah bayi dan anak-anak, sehingga orang tua diminta memastikan anak telah mendapatkan imunisasi lengkap.
Pramono Anung (Ntvnews.id/Adiansyah)