Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Indonesia memenangkan lelang sebuah hotel dan lahan di Mekkah senilai sekitar 500 juta dolar AS yang akan dibangun menjadi Kampung Haji mulai tahun 2026. Proyek ini ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi operasional bagi jemaah Indonesia saat melaksanakan ibadah haji.
Kepala Kementerian Investasi dan Hilirisasi (Keminveshil) Rosan Roeslani menyatakan, pengembangan Kampung Haji Indonesia bertujuan mendukung pengaturan arus lalu lintas dan logistik jemaah secara lebih efektif, sekaligus menghadirkan fasilitas yang nyaman, aman, dan mudah dijangkau.
Lokasi hotel berada sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram, atau hanya 3 menit perjalanan dengan kendaraan. Hotel ini memiliki 1.461 kamar yang dapat menampung hingga 4.833 jemaah, tiga menara dengan total 28 lantai, dan luas tanah total sekitar 9 hektare yang terdiri dari lahan hotel dan sekitarnya.
Baca Juga: Pengamat: Kampung Haji di Makkah, Kado Prabowo untuk Bangsa dan Umat Muslim
Berdasarkan data Keminveshil per 6 Januari 2026, proyek ini direncanakan mulai kuartal IV 2026 agar dapat digunakan pada 2027. Rencana pembangunan mencakup jembatan penghubung ke Masjidil Haram, penambahan 13 menara dengan total 6.025 kamar untuk menampung 23 ribu jemaah, serta satu pusat perbelanjaan di depan hotel. Total investasi yang dibutuhkan diperkirakan mencapai 700-800 juta dolar AS.
Kronologi akuisisi dimulai pada 2 Juli 2025 ketika Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Pangeran Mohamed bin Salman untuk membahas rencana pembangunan Kampung Haji. Pada 6 Agustus 2025, Presiden menerbitkan Inpres Nomor 15 Tahun 2025 untuk mempercepat pelaksanaan proyek. Lelang dibuka oleh Arab Saudi pada 30 Oktober 2025, dan pada 14 Desember 2025, Indonesia resmi mengakuisisi hotel yang ditandatangani oleh Danantara dan Thakher Development Company.
Menurut Rosan Roeslani, pembangunan ini juga memberikan efisiensi jangka panjang sehingga dapat menekan biaya operasional haji dan meningkatkan kenyamanan jemaah karena lokasinya lebih dekat dibanding hotel sebelumnya yang berjarak 6 kilometer dari Masjidil Haram.
“Pengembangan Kampung Haji Indonesia untuk mendukung pengaturan arus lalu lintas dan logistik jemaah secara lebih efektif, sekaligus menghadirkan fasilitas yang nyaman, aman, dan mudah dijangkau,” ujarnya.
Baca Juga: Indonesia Menangkan Lelang Aset di Arab Saudi, Kampung Haji Indonesia Segera Terwujud
Berikut Infografiknya:
Pemerintah Indonesia memenangkan lelang sebuah hotel dan lahan di Mekkah senilai sekitar 500 juta dolar AS yang akan dibangun menjadi Kampung Haji mulai 2026. (Antara)
Pemerintah Indonesia memenangkan lelang sebuah hotel dan lahan di Mekkah senilai sekitar 500 juta dolar AS yang akan dibangun menjadi Kampung Haji mulai 2026. (Antara)