Ntvnews.id, Jakarta - Indonesia mencatatkan tonggak sejarah baru dalam diplomasi internasional dengan berhasil memiliki aset properti hotel di Makkah, Arab Saudi. Aset hotel tersebut akan menjadi lokasi Kampung Haji Indonesia.
“Berkat diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, Kampung Haji di Makkah menjadi kado untuk bangsa Indonesia, khususnya untuk umat Muslim,” kata peneliti Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro, Rabu, 7 Januari 2026.
Menurutnya, keberhasilan itu menjadi catatan sejarah dalam diplomasi Indonesia di era kepemimpinan Prabowo. Harus diakui, di era kepemimpinan Prabowo, Indonesia jauh lebih aktif berkiprah dalam pergaulan di panggung internasional.
"Hal ini membuat Indonesia kian disegani dan dihormati negara-negara lain, termasuk oleh negara-negara di Timur Tengah seperti Arab Saudi,” katanya.
Prabowo berkomitmen meningkatkan layanan dan efisiensi penyelenggaraan haji di Indonesia. Untuk itu, pemerintah mengambil langkah dengan membangun Kampung Haji di Arab Saudi.
Baca Juga: Indonesia Menangkan Lelang Aset di Arab Saudi, Kampung Haji Indonesia Segera Terwujud
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengumumkan pemerintah telah memenangi lelang lokasi rencana Kampung Haji di Arab Saudi. Lokasi yang dipilih sangat strategis, yakni hanya berjarak sekitar 500 meter dari Masjidil Haram.
Keputusan ini diambil langsung oleh Presiden setelah mendapat keistimewaan dari Pemerintah Arab Saudi dalam pemilihan lokasinya.
“Bapak Presiden sudah memutuskan memilih satu lokasi yang jaraknya kurang lebih hanya 500 meter dari Masjidil Haram. Di sana nanti kita akan bangun Kampung Haji,” ujar Prasetyo di Hambalang, Bogor, Selasa 6 Januari 2026.
Prabowo cukup aktif melakukan pertemuan bilateral dalam setahun kepemimpinannya. Prabowo melawat ke 26 negara untuk melakukan pertemuan bilateral maupun menghadiri forum-forum multilateral.
Di setiap forum yang didatangi, Prabowo konsisten memperjuangkan keadilan dan perdamaian dunai.
Prabowo Terima Laporan Progres Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah (Setpres)