Pramono Bakal Rapat Khusus Bahas Trotoar dan Lapangan Padel Besok

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Feb 2026, 22:30
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan akan menggelar rapat khusus untuk menindaklanjuti keluhan warga terkait penataan trotoar dan keberadaan lapangan padel di sejumlah permukiman.

Rapat tersebut dijadwalkan berlangsung besok dengan melibatkan seluruh dinas terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya aduan masyarakat, terutama mengenai fungsi trotoar yang dinilai terganggu serta kebisingan dari aktivitas olahraga padel yang berada dekat kawasan hunian.

"Kebetulan besok kita akan rapat khusus tentang trotoarnya. Saya ingin dengarkan lebih dahulu dari dinas terkait. Termasuk tentang padel besok dirapatkan," ucapnya di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin, 23 Februari 2026.

Lokasi bangunan lapangan padel di Haji Nawi Raya, Cilandak, Jakarta Selatan yang disebut warga mengganggu karena bising. <b>(Antara/Luthfia Miranda Putri.)</b> Lokasi bangunan lapangan padel di Haji Nawi Raya, Cilandak, Jakarta Selatan yang disebut warga mengganggu karena bising. (Antara/Luthfia Miranda Putri.)

Baca Juga: Polemik Lapangan Padel Haji Nawi Ganggu Warga, Pemilik Angkat Bicara

Sebelumnya, Pramono Anung menyatakan akan segera mengumpulkan seluruh pihak terkait guna membahas perizinan lapangan padel di ibu kota. Langkah ini diambil menyusul keluhan warga terkait kebisingan yang ditimbulkan dari aktivitas olahraga tersebut.

“Jadi minggu depan saya akan mengundang seluruh pihak yang khusus berkaitan dengan izin padel ini,” kata Pramono di Balai Kota, Kamis, 19 Februari 2026.

Ia menjelaskan, rapat tersebut bertujuan untuk mengevaluasi lokasi-lokasi lapangan padel yang diduga melanggar ketentuan perizinan serta mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar. Pramono akan meminta jajarannya memaparkan wilayah mana saja yang bermasalah, termasuk lapangan yang keberadaannya tidak sesuai izin yang telah diberikan.

"Tentunya Pemerintah DKI Jakarta tidak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas untuk itu,” kata Pramono Anung.

x|close