Lapangan Padel Dekat Permukiman Diprotes, Pramono Bakal Evaluasi Perizinan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Feb 2026, 13:40
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip foto - Peserta bermain padel dengan menggunakan baju kebaya saat acara merayakan kebaya dalam gaya hidup aktif generasi muda di Kebayoran Lama, Jakarta, Sabtu, 7 Februari 2026. Padel Berkebaya merupakan gerakan sosial yang mempromosikan kebaya sebagai identitas perempuan Indonesia yang fleksibel dan relevan dalam berbagai aktivitas, termasuk olahraga terutama untuk generasi muda sebagai bagian dari melestarikan warisan budaya takbenda. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/bar Arsip foto - Peserta bermain padel dengan menggunakan baju kebaya saat acara merayakan kebaya dalam gaya hidup aktif generasi muda di Kebayoran Lama, Jakarta, Sabtu, 7 Februari 2026. Padel Berkebaya merupakan gerakan sosial yang mempromosikan kebaya sebagai identitas perempuan Indonesia yang fleksibel dan relevan dalam berbagai aktivitas, termasuk olahraga terutama untuk generasi muda sebagai bagian dari melestarikan warisan budaya takbenda. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/bar (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan akan segera mengumpulkan seluruh pihak terkait guna membahas perizinan lapangan padel di ibu kota. Langkah ini diambil menyusul keluhan warga terkait kebisingan yang ditimbulkan dari aktivitas olahraga tersebut.

“Jadi minggu depan saya akan mengundang seluruh pihak yang khusus berkaitan dengan izin padel ini,” kata Pramono di Balai Kota, Kamis, 19 Februari 2026.

Ia menjelaskan, rapat tersebut bertujuan untuk mengevaluasi lokasi-lokasi lapangan padel yang diduga melanggar ketentuan perizinan serta mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar. Pramono akan meminta jajarannya memaparkan wilayah mana saja yang bermasalah, termasuk lapangan yang keberadaannya tidak sesuai izin yang telah diberikan.

"Tentunya Pemerintah DKI Jakarta tidak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas untuk itu,” kata Pramono.

Baca Juga: Padel Resmi Jadi Cabang Asian Games 2026, OCA Umumkan Keputusan Bersejarah

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Balai Kota, Kamis, 19 Februari 2026. (ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.) <b>(Antara)</b> Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Balai Kota, Kamis, 19 Februari 2026. (ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.) (Antara)

Baca Juga: Tren Baru di Ajang PADEL League 2025

Sorotan terhadap izin padel mencuat setelah unggahan di media sosial Threads oleh akun @idhm menjadi perbincangan luas. Dalam unggahannya, ia mengeluhkan kebisingan lapangan padel yang berada di dekat rumahnya dan disebut mengganggu kehidupan keluarganya.

“Bulan Januari lalu adalah titik balik saya sebagai seorang ayah, yang mana tiap hari kami sekeluarga ‘dipaksa menerima’ suara-suara lapangan padel fourthwall haji nawi,” tulisnya.

Ia mengaku telah mengambil langkah proaktif bersama para tetangga dengan melaporkan serta mendokumentasikan kebisingan tersebut. Laporan juga telah disampaikan melalui aplikasi JAKI milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Dari puluhan laporan yang kami buat, Sudin terkait harus selalu berpihak dan hadir bagi pelapor/warga yang terdampak. Bukan malah sebaliknya,” tulis akun tersebut.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan akan menindaklanjuti setiap aduan masyarakat serta memastikan seluruh aktivitas usaha olahraga berjalan sesuai aturan tanpa mengorbankan kenyamanan warga sekitar.

(Sumber: Antara) 

x|close