Pramono Hadiri Silaturahmi Akbar Kaum Betawi, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Feb 2026, 19:21
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (Humas DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menghadiri Silaturahmi Akbar Kaum Betawi yang digelar di Museum Mohammad Hoesni Thamrin, Senen, Jakarta Pusat, Minggu, 15 Februari 2026 sore.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono menyampaikan komitmen kuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjaga, merawat, dan mengembangkan budaya Betawi di tengah transformasi Jakarta menuju kota global yang berdaya saing.

"Saya beruntung dan bersyukur bisa bersama Majelis Kaum Betawi menyelenggarakan Silaturahmi Akbar Kaum Betawi ini. Saya sampaikan, Pemerintah DKI Jakarta terus berkomitmen menjaga dan mengembangkan budaya Betawi melalui berbagai langkah konkret yang kita lakukan,” ucapnya.

Menurutnya, pembangunan Jakarta tidak boleh menghilangkan akar budaya lokal. Justru, identitas Betawi harus menjadi fondasi utama dalam perjalanan ibu kota menjadi kota modern bertaraf internasional.

Orang nomor satu di DKI tersebut menyampaikan rasa syukur dapat bersilaturahmi bersama Majelis Kaum Betawi. Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya Betawi bukan sekadar slogan, tetapi diwujudkan melalui langkah konkret.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama merawat cagar budaya Betawi, baik yang berskala besar maupun kecil. Menurutnya, pelestarian budaya tidak boleh hanya terfokus pada simbol besar semata.

“Cagar-cagar budaya Betawi mari kita cari kembali. Yang kecil-kecil juga tidak apa-apa, kita rawat bersama. Jangan hanya yang besar seperti museum ini saja. Dengan nama besar M.H. Thamrin, seharusnya pengelolaannya bisa lebih baik lagi, termasuk akses masuknya,” terangnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan situs bersejarah yang lebih optimal, termasuk akses dan fasilitas pendukungnya. Salah satu gagasan strategis yang disampaikan adalah penguatan pendidikan muatan lokal kebetawian di tingkat sekolah dasar. Pramono menilai, generasi muda Jakarta harus dikenalkan pada kekayaan budaya Betawi sejak dini.

Menurutnya, budaya Betawi memiliki nilai sejarah, seni, bahasa, hingga tradisi yang sangat kaya dan layak diajarkan secara sistematis dalam kurikulum pendidikan dasar. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat identitas budaya sekaligus membangun kebanggaan generasi muda terhadap warisan leluhur Betawi.

Pramono Anung <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Baca Juga: Pramono Lepas 10.000 Pelari Soekarno Run 2026

Pemprov DKI Jakarta juga berkomitmen memastikan sanggar-sanggar seni budaya Betawi tetap aktif dan mendapatkan dukungan. Keberadaan sanggar dinilai penting sebagai ruang regenerasi seniman sekaligus pusat penguatan identitas budaya.

Tak hanya itu, Pramono mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya Betawi. Ia menilai pelaku UMKM Betawi perlu dibekali keterampilan dalam pengemasan produk, strategi pemasaran, hingga teknik penjualan agar lebih kompetitif di pasar modern. Penguatan UMKM berbasis budaya ini menjadi bagian penting dalam menjaga eksistensi budaya Betawi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga mengingatkan pentingnya meneladani sosok Mohammad Hoesni Thamrin, Pahlawan Nasional yang namanya diabadikan sebagai museum tempat acara berlangsung.

Menurutnya, M.H. Thamrin bukan hanya simbol budaya Betawi, tetapi juga pejuang yang menjunjung tinggi keadilan dan martabat bangsa. Nilai-nilai perjuangannya dinilai relevan untuk terus dihidupkan dalam kehidupan masyarakat Jakarta saat ini.

Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi, Fauzi Bowo yang juga akrab disapa Foke, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Pramono dan jajaran Pemprov DKI Jakarta. Ia menilai kehadiran tersebut semakin memperkuat makna silaturahmi dan kebersamaan masyarakat Betawi dengan pemerintah daerah.

“Terima kasih kepada Gubernur, Bang Anung, dan seluruh jajaran yang telah membantu memfasilitasi serta bersedia hadir bersama kami. Kehadiran ini semakin memperkuat makna silaturahmi kita sore hari ini,” ucap Foke.

Acara ini juga dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto, Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Mochamad Miftahulloh Tamary, anggota DPRD DKI Jakarta, alim ulama, budayawan, serta tokoh-tokoh Betawi.

x|close