Topan Maysak Picu Hujan Ekstrem di Guangxi, China

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Jul 2026, 12:20
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Seorang petugas memasang rambu peringatan di ruas jalan yang tergenang air di Nanning, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, China, pada Minggu,  5 Juli 2026. Seorang petugas memasang rambu peringatan di ruas jalan yang tergenang air di Nanning, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, China, pada Minggu, 5 Juli 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Nanning - Topan Maysak memicu hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China. Sejumlah wilayah bahkan dilaporkan mengalami curah hujan dalam kategori ekstrem.

Cuaca buruk tersebut berdampak pada berbagai kawasan di Guangxi seiring pengaruh topan yang melanda wilayah tersebut.

Berikut sejumlah foto yang memperlihatkan dampak hujan badai di Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China.

Foto yang diabadikan pada Minggu, 5 Juli 2026 ini menunjukkan sebuah kendaraan yang terendam air di Fangchenggang, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China. (Xinhua/Lu Boan) <b>(Antara)</b> Foto yang diabadikan pada Minggu, 5 Juli 2026 ini menunjukkan sebuah kendaraan yang terendam air di Fangchenggang, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China. (Xinhua/Lu Boan) (Antara)

Baca JugaBMKG Arab Saudi Keluarkan Peringatan Hujan Badai dan Banjir Bandang di Arab Saudi

Seorang petugas kebersihan membersihkan jalan di tengah hujan di Distrik Haicheng, Beihai, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China, pada Minggu, 5 Juli 2026. (Xinhua/Li Junguang) <b>(Antara)</b> Seorang petugas kebersihan membersihkan jalan di tengah hujan di Distrik Haicheng, Beihai, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China, pada Minggu, 5 Juli 2026. (Xinhua/Li Junguang) (Antara)

Para petani meluruskan dan mengikat tanaman padi awal musim yang roboh akibat angin kencang di wilayah Xincheng, Laibin, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China, pada Sabtu, 4 Juli 2026. (Xinhua/Fan Shaoguang) <b>(Antara)</b> Para petani meluruskan dan mengikat tanaman padi awal musim yang roboh akibat angin kencang di wilayah Xincheng, Laibin, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China, pada Sabtu, 4 Juli 2026. (Xinhua/Fan Shaoguang) (Antara)

Seorang warga mengendarai skuter di tengah hujan di Distrik Xixiangtang, Nanning, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China, pada Minggu, 5 Juli 2026. (Xinhua/Yu Xiangquan) <b>(Antara)</b> Seorang warga mengendarai skuter di tengah hujan di Distrik Xixiangtang, Nanning, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China, pada Minggu, 5 Juli 2026. (Xinhua/Yu Xiangquan) (Antara)

Seorang petugas polisi mengatur lalu lintas di ruas jalan yang tergenang air di Nanning, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, China, Minggu, 5 Juli 2026. (Xinhua/Zhou Hua) <b>(Antara)</b> Seorang petugas polisi mengatur lalu lintas di ruas jalan yang tergenang air di Nanning, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, China, Minggu, 5 Juli 2026. (Xinhua/Zhou Hua) (Antara)

Foto yang diambil pada Minggu, 5 Juli 2026 ini menunjukkan sebuah kendaraan yang terbalik akibat angin dan hujan di Fangchenggang, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, China. (Xinhua/Lu Boan) <b>(Antara)</b> Foto yang diambil pada Minggu, 5 Juli 2026 ini menunjukkan sebuah kendaraan yang terbalik akibat angin dan hujan di Fangchenggang, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, China. (Xinhua/Lu Boan) (Antara)

(Sumber: Antara)

x|close