Ntvnews.id, Jakarta - Prosesi utama pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei resmi dimulai di Teheran pada Senin, 6 Juli 2026. Pemerintah Iran memperkirakan iring-iringan jenazah akan berlangsung selama 10 hingga 12 jam dengan menempuh rute sekitar 10 kilometer di ibu kota.
Mengutip Press TV, rangkaian prosesi dimulai pukul 06.00 waktu setempat dari Kompleks Keagamaan Grand Mosalla. Lokasi tersebut menjadi tempat jenazah Ali Khamenei disemayamkan selama dua hari terakhir sebelum diberangkatkan menuju prosesi pemakaman.
Selama perjalanan, iring-iringan jenazah dijadwalkan melintasi sejumlah ruas jalan utama di Teheran sebelum berakhir di kawasan dekat Bandara Mehrabad.
Otoritas Iran memperkirakan jutaan warga akan memadati ibu kota untuk mengikuti rangkaian penghormatan terakhir kepada Ali Khamenei sepanjang prosesi berlangsung.
Sebelum prosesi utama digelar, Ayatollah Agung Jafar Sobhani telah memimpin salat jenazah bagi Ali Khamenei beserta sejumlah anggota keluarganya pada hari sebelumnya.
Rangkaian penghormatan tersebut juga dihadiri delegasi dari berbagai negara. Sejumlah kepala negara, perdana menteri, dan pejabat tinggi hadir mewakili Rusia, Tiongkok, India, Pakistan, Irak, Tajikistan, Turki, serta sejumlah negara lainnya.
Usai prosesi utama di Teheran berakhir, jenazah Ali Khamenei dijadwalkan dibawa ke Kota Qom pada Selasa untuk melanjutkan rangkaian penghormatan.
Selanjutnya, pada Rabu mendatang, prosesi penghormatan akan digelar di Baghdad, Najaf, dan Karbala, Irak. Setelah seluruh rangkaian tersebut selesai, jenazah Ayatollah Ali Khamenei akan kembali ke Iran.
Pemakaman dijadwalkan berlangsung pada Kamis mendatang di Kompleks Makam Imam Reza, Mashhad, sesuai wasiat Ayatollah Ali Khamenei.
Ribuan pelayat menghadiri upacara pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei di Masjid Imam Khomeini Mosalla di Teheran, Iran, pada 4 Juli 2026. Khamenei meninggal dunia dalam serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Ben (Antara)