Ntvnews.id, Jakarta - Beredar unggahan di Facebook yang menampilkan grafis Presiden Prabowo Subianto bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang.
Dalam unggahan tersebut, Nanik digambarkan mengenakan rompi merah muda menyerupai pakaian tahanan dengan latar belakang bertuliskan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Grafis itu juga memuat label "Breaking News" disertai narasi yang mengklaim Nanik ditangkap setelah diduga terlibat korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain itu, grafis tersebut juga menampilkan kalimat "JKW TINGGAL TUNGGU GILIRAN".
Berikut narasi yang beredar:
"BARU DILANTIK JADI KEPALA BGN
NANIEK DITANGKAP TERLIBAT KORUPSI MBG
JKW TINGGAL TUNGGU GILIRAN"
Lantas, benarkah Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang ditangkap karena terlibat korupsi Program MBG pada Juni 2026?
Unggahan yang menarasikan Nanik ditangkap akibat terlibat korupsi MBG pada Juni 2026. Faktanya, pernyataan tersebut tidak berdasar. Foto Nanik menggunakan rompi pink khas tahanan Kejagung juga merupakan hasil AI. (Facebook) (Antara)
Hasil cek fakta:
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Presiden Prabowo Subianto, maupun Istana Kepresidenan yang menyebut Nanik Sudaryati Deyang ditangkap terkait dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis.
Sebelumnya, Badan Gizi Nasional juga telah memberikan klarifikasi atas berbagai narasi yang beredar mengenai Program MBG, termasuk isu yang mengaitkan pembagian keuntungan program kepada Presiden Prabowo Subianto.
BGN menegaskan informasi tersebut tidak benar atau hoaks. Lembaga itu juga memastikan tidak pernah ada pernyataan dari Kepala BGN maupun pejabat resminya yang menyebut Nanik membagikan keuntungan Program MBG kepada Presiden Prabowo.
Menurut BGN, pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab kerap mencatut nama pejabat publik untuk membangun narasi yang provokatif dan menyesatkan masyarakat.
Karena itu, masyarakat diimbau hanya mengacu pada informasi yang disampaikan melalui kanal resmi BGN, seperti situs web, siaran pers, maupun akun media sosial yang telah terverifikasi.
Selain narasi yang menyesatkan, foto Nanik yang digunakan dalam unggahan tersebut juga bukan foto asli. Hasil pemeriksaan menggunakan AI Detector Hive Moderation menunjukkan gambar tersebut memiliki probabilitas 99,9 persen sebagai hasil kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), sehingga termasuk gambar hasil rekayasa atau deepfake.
Hasil pemeriksaan menggunakan AI Detector. (Antara)
Kesimpulan:
Klaim yang menyebut Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Sudaryati Deyang ditangkap karena terlibat korupsi Program Makan Bergizi Gratis tidak didukung fakta. Foto yang digunakan dalam unggahan juga merupakan hasil rekayasa AI.
Klaim: Nanik Sudaryati Deyang ditangkap karena terlibat korupsi Program Makan Bergizi Gratis.
Hasil Cek Fakta: Hoaks.
(Sumber: Antara)
Arsip - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026. (Antara)