Ntvnews.id, Jakarta - Perdana Menteri India Narendra Modi dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 6 hingga 8 Juli 2026. Dalam lawatan tersebut, Modi akan mengunjungi Jakarta dan Yogyakarta sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan strategis antara India dan Indonesia.
Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan kunjungan balasan atas lawatan Presiden Prabowo Subianto ke India sebagai tamu kehormatan dalam peringatan Hari Republik India pada Januari 2025.
"Atas undangan Presiden Prabowo, Perdana Menteri Narendra Modi akan berada di Indonesia selama dua malam. Kunjungan ini akan mencakup Jakarta dan Yogyakarta," ujar Chakravorty dalam keterangannya kepada awak media di Kedutaan Besar India di Jakarta, Jumat, 3 Juli 2026.
Menurut Chakravorty, Narendra Modi dijadwalkan tiba di Jakarta pada Senin, 6 Juli 2026 malam dan akan langsung menjalani sejumlah agenda kenegaraan bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan.
Selain melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Indonesia, Modi juga dijadwalkan menghadiri pertemuan dengan masyarakat serta diaspora India yang bermukim di Indonesia.
Setelah menyelesaikan agenda di Jakarta, rombongan Perdana Menteri India akan melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta. Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah mengunjungi Candi Prambanan, yang selama ini dipandang sebagai simbol eratnya kerja sama kebudayaan antara Indonesia dan India.
Baca Juga: Indonesia Taklukkan India 3-2, Tantang Korea Selatan di Final AVC Men's Volleyball Cup 2026
India diketahui telah lama menjalin kerja sama dengan Indonesia dalam berbagai program konservasi dan pemugaran kompleks Candi Prambanan sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya dunia.
Dalam kunjungan tersebut, kedua pemimpin negara juga dijadwalkan membahas sejumlah isu strategis yang menjadi kepentingan bersama.
Menurut Chakravorty, kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan akan menjadi salah satu fokus utama pembahasan, mengingat Indonesia dan India merupakan negara maritim yang memiliki kepentingan bersama dalam menjaga stabilitas kawasan.
Selain itu, agenda pembicaraan juga akan mencakup peningkatan kerja sama di bidang perdagangan dan investasi, ketahanan pangan, ketahanan energi, pengembangan industri hilirisasi, kerja sama mineral kritis, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor kesehatan dan pendidikan.
"Kami akan membahas kerja sama pertahanan dan keamanan, perdagangan, investasi, ketahanan pangan, ketahanan energi, proyek hilirisasi, mineral penting, serta pengembangan kapasitas di sektor kesehatan dan pendidikan," jelas Chakravorty.
Setelah menyelesaikan rangkaian kunjungannya di Indonesia, Narendra Modi dijadwalkan melanjutkan lawatan luar negerinya ke Australia dan Selandia Baru sebagai bagian dari agenda diplomasi India di kawasan Indo-Pasifik.
Perdana Menteri India Narendra Modi. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Spt/aa. (Antara)