Ntvnews.id, Istanbul - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memantau langsung pelaksanaan uji coba rudal jelajah strategis dan berbagai sistem persenjataan lain yang dilakukan dari kapal perusak terbaru milik negaranya berbobot 5.000 ton.
Korean Central News Agency (KCNA) pada Minggu melaporkan, pengujian yang berlangsung pada Jumat, 3 Juli 2026 itu mencakup rudal jelajah strategis, artileri angkatan laut, senjata otomatis, hingga sistem peperangan elektronik dari kapal perusak Kang Kon.
Usai menyaksikan rangkaian uji coba tersebut, Kim memerintahkan agar kapal perang Kang Kon resmi mulai dioperasikan sebagai bagian dari armada angkatan laut Korea Utara dalam waktu dua bulan.
Baca Juga: Korut Uji Rudal Balistik dan Jelajah Baru, Kim Jong Un Pantau Langsung
Kapal perusak itu diluncurkan Pyongyang pada Juni tahun lalu. Peluncuran tersebut dilakukan sekitar satu bulan setelah upaya peluncuran pertamanya mengalami kegagalan karena kapal sempat terbalik.
Sementara itu, militer Korea Selatan menyatakan telah mendeteksi peluncuran rudal jelajah dari kapal perang Korea Utara menuju Laut Timur pada Jumat, 3 Juli 2026. Menurut kantor berita Yonhap, Seoul bersama Washington masih menganalisis rincian dari uji coba tersebut.
Pengujian itu dilakukan untuk memastikan kemampuan kapal perusak Kang Kon dalam mengoperasikan berbagai sistem persenjataan saat menjalankan misi tempur.
Baca Juga: Kim Jong Un Siapkan Senjata Bawah Air Rahasia untuk Modernisasi Militer
Kim juga menyerukan peningkatan kemampuan pertahanan negaranya dengan memperkuat daya tangkal perang serta meningkatkan kesiapan tempur militer Korea Utara.
(Sumber: Antara)
Arsip foto - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un meninjau latihan militer yang dilakukan oleh tentara Korea Utara 10 Oktober 2022. Latihan tersebut dilaporkan mencakup peluncuran rudal balistik untuk menguji efektivitas kemampuan nuklir negara itu. (Antara)