Tim Gabungan Temukan Jenazah Polisi yang Hilang Saat Gerebek Bandar Sabu

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Jul 2026, 17:24
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Jasad Aiptu Sumariyanto saat dievakuasi dari DAS Katingan Desa Rantau Asem, Minggu, 5 Juli 2026. Jasad Aiptu Sumariyanto saat dievakuasi dari DAS Katingan Desa Rantau Asem, Minggu, 5 Juli 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Palangka Raya - Tim gabungan menemukan jenazah Aiptu Sumariyanto, anggota Polres Katingan, Kalimantan Tengah, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat operasi penggerebekan terhadap terduga bandar sabu di Desa Tumbang Kalamei, Kecamatan Katingan Tengah.

"Benar tim gabungan berhasil menemukan jenazah Aiptu Sumariyanto, sekitar pukul 09.00 WIB," kata Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono saat dikonfirmasi di Palangka Raya, Minggu, 5 Juli 2026.

Berdasarkan informasi di lapangan, jasad korban ditemukan setelah warga melihat sesosok jenazah mengapung dan tersangkut di batang kayu.

Jenazah Aiptu Sumariyanto ditemukan sekitar 8 kilometer dari lokasi kejadian, tepatnya di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan, Desa Rantau Asem.

Baca JugaKronologi Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan, 1 Polisi Gugur dan 2 Anggota Masih Hilang

"Jasad kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.

Dengan ditemukannya Aiptu Sumariyanto, seluruh personel Polres Katingan yang sempat dinyatakan hilang dalam insiden tersebut telah berhasil ditemukan. Sebelumnya, Bripda Nopandri Ramadhana ditemukan pada Sabtu, 4 Juli 2026 sekitar pukul 15.55 WIB.

Kedua anggota kepolisian itu merupakan bagian dari tim yang melakukan penggerebekan terhadap terduga bandar sabu di Desa Tumbang Kalamei.

Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan seorang terduga pelaku. Namun, situasi berubah ketika sejumlah anggota keluarga terduga pelaku diduga melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam jenis parang.

Baca JugaTim Gabungan Cari 2 Polisi yang Diduga Hanyut Saat Operasi Penangkapan Bandar Narkoba

Bentrokan pun tidak dapat dihindari. Dalam kejadian itu, personel Satresnarkoba Polres Katingan, Aiptu Yudhi, gugur akibat serangan senjata tajam. Sementara itu, seorang anggota keluarga terduga pelaku juga dilaporkan meninggal dunia.

Peristiwa tersebut bermula pada Kamis dini hari saat aparat melaksanakan operasi penangkapan terhadap terduga pelaku tindak pidana narkotika.

"Pada saat salah satu pelaku sudah diamankan, tiba-tiba keluarga pelaku menyerang anggota menggunakan parang. Anggota di lapangan kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga satu orang dari pihak keluarga terduga pelaku meninggal dunia," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah Inspektur Jenderal Polisi Iwan Kurniawan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga personel yang gugur sekaligus menegaskan komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika.

"Kita harus bersatu melawan narkoba. Jangan memberi ruang bagi para pelaku yang merusak masa depan anak-anak bangsa. Kami bersama pemerintah dan berbagai pihak terkait lainnya akan terus bersinergi dalam upaya pemberantasan narkotika," katanya.

(Sumber: Antara)

x|close