Tayang Agustus 2026, film 'Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula' Aksi menegangkan Melawan Narkoba

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Jun 2026, 23:14
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Tayang Agustus 2026, film 'Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula' Aksi menegangkan Melawan Narkoba Tayang Agustus 2026, film 'Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula' Aksi menegangkan Melawan Narkoba (DOK)

Ntvnews.id, Jakarta - Jelang penayangannya di bioskop pada 6 Agustus 2026, film keluarga dan remaja Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula mulai mencuri perhatian publik. Tak hanya menawarkan kisah petualangan yang seru, film garapan PANEN Entertainment ini juga hadir dengan sederet pesan edukatif yang relevan bagi generasi muda masa kini.

Sebagai film yang menyasar penonton keluarga, Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula menggabungkan unsur aksi, misteri, dan persahabatan dalam satu cerita yang ringan namun sarat makna. Menariknya, film ini juga mendapat dukungan dari sejumlah lembaga pemerintah, mulai dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Badan Narkotika Nasional (BNN), hingga Lembaga Sensor Film (LSF).

Dukungan tersebut diberikan karena film ini dinilai mampu menyampaikan nilai-nilai positif yang penting bagi perkembangan karakter anak dan remaja Indonesia. Selain menghadirkan hiburan yang menarik, film ini juga mengangkat berbagai isu sosial yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti pentingnya peran keluarga dalam pendidikan, pemberdayaan guru, inklusi sosial, pencegahan perundungan, hingga kesadaran terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba.

Cerita film berpusat pada empat sahabat, Kirana, Hanna, Gerald, dan Bagas, yang mengikuti perjalanan bersama guru mereka, Pak Wira. Mereka melakukan survei lokasi untuk sebuah kegiatan jambore di sebuah desa yang asri dan penuh pesona.

Namun suasana penuh semangat itu berubah drastis ketika Bagas tiba-tiba menghilang tanpa jejak sesaat setelah mereka tiba di lokasi. Di tengah kepanikan, ketiga sahabatnya menemukan satu petunjuk penting berupa potongan kembang gula favorit Bagas. Dari sinilah petualangan menegangkan dimulai.

Kirana, Hanna, dan Gerald kemudian berusaha mengungkap misteri hilangnya sahabat mereka dengan mengikuti jejak yang ditinggalkan. Berbagai tantangan, teka-teki, dan kejutan harus mereka hadapi dalam perjalanan yang menguji keberanian sekaligus persahabatan mereka.

Tak hanya menuai apresiasi di Indonesia, film ini juga berhasil mencatat prestasi di panggung internasional. Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula meraih penghargaan Best Feature Film di Moscow International Children’s Film Festival. Film tersebut juga masuk sebagai Official Nominee di Canada International Children Film Festival serta terpilih dalam Official Selection di Macau International Children’s Film Festival dan Within The Family International Festival of Family and Children Films.

Seluruh proses syuting dilakukan di Yogyakarta dengan memanfaatkan keindahan alam dan kekayaan budaya setempat. Para pemeran anak yang terlibat pun merupakan talenta muda asal Yogyakarta yang tidak hanya tampil di depan kamera, tetapi juga ikut mengisi soundtrack dan lagu tema film.

Dengan kombinasi petualangan seru, misteri yang memancing rasa penasaran, serta pesan moral yang kuat, Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula siap menjadi pilihan tontonan keluarga yang menghibur sekaligus inspiratif saat tayang di bioskop mulai 6 Agustus 2026

Sementara itu, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menunjukkan komitmennya dalam penguatan karakter dan jati diri bangsa melalui partisipasi pada kegiatan Special Screening dan Press Conference film MAJU (Jejak Pahit Si Kembang Gula) yang diselenggarakan di Studio 3 Bioskop Metropole XXI, Jakarta Pusat pada Senin (15/06/2026).

Kegiatan ini juga merupakan komitmen bersama antara Kemenko PMK, Badan Narkotika Nasional dan PANEN entertainment dalam memperkuat pembangunan karakter generasi muda serta pencegahan penyalahgunaan narkoba. 

Melalui berbagai program kolaboratif, Kemenko PMK dan BNN terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya pelajar dan remaja, terhadap pentingnya ketahanan diri, pengambilan keputusan yang positif, serta penguatan nilai-nilai moral dan sosial sebagai benteng menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, menyampaikan apresiasi atas hadirnya film MAJU sebagai media edukasi, inspirasi, dan penguatan karakter bagi anak dan remaja Indonesia.

Menurut Menko PMK, film tersebut menghadirkan pesan penting mengenai ketangguhan karakter generasi muda dalam menghadapi berbagai ancaman kehidupan, keberanian mengambil keputusan yang benar, semangat saling melindungi, keberanian untuk melapor, serta sikap tegas menolak narkoba dan berbagai bentuk kejahatan.

Baca Juga: Reza Aditya Kaget Dilaporkan Ratu Sofya ke Polisi, Tegaskan Tak Lakukan ‘Black Campaign’ Film

x|close