Pihak Ruben Onsu Minta Isu Soal HIV Dihentikan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Agu 2026, 11:39
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ruben Onsu Ruben Onsu (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Pihak Ruben Onsu akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi tegas terkait isu kesehatan sang presenter yang tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Melalui pengacaranya, Minola Sebayang, pihak Ruben meminta agar rumor yang menyebut kliennya positif HIV segera dihentikan.

Untuk memperkuat pernyataan tersebut, Minola menunjukkan dokumen hasil uji laboratorium yang menyatakan bahwa hasil tes kesehatan Ruben Onsu adalah "non-reaktif".

Isu liar ini bermula saat Minola Sebayang hadir dalam sesi wawancara di kanal YouTube Denny Sumargo baru-baru ini. Dalam kesempatan tersebut, Minola menunjukkan tangkapan layar pesan teks (chat) yang diklaim dikirimkan oleh Sarwendah kepada Ruben Onsu.

Aksi tersebut memicu rasa penasaran netizen. Banyak pengguna media sosial yang kemudian menangkap layar (screenshot) momen tersebut dan memperbesarnya. Dari hasil kejelian netizen, muncul dugaan adanya kalimat pertanyaan dari Sarwendah mengenai apakah Ruben masih mengonsumsi obat HIV atau Antiretroviral (ARV). Potongan gambar tersebut pun viral dan memicu spekulasi luas.

Menanggapi kegaduhan tersebut, Minola Sebayang memberikan penjelasan melalui media sosialnya pada akhir pekan lalu. Ia memamerkan sejumlah dokumen medis milik kliennya yang menunjukkan hasil pengujian darah.

"Yang penting non-reaktif, tutup! Enggak usah dipersoalkan," tegas Minola, 4 Agustus 2026.

Meski telah menunjukkan bukti, sebagian netizen masih meragukan dokumen tersebut. Keraguan muncul karena hasil pemeriksaan detail berada pada bagian "terlampir" yang tidak diperlihatkan secara menyeluruh ke publik. Selain itu, beberapa pihak mempertanyakan mengapa hasilnya tertulis "non-reaktif" dan bukan "negatif".

Secara medis, dalam prosedur tes HIV, istilah yang digunakan memang "reaktif" atau "non-reaktif". Penggunaan istilah ini berkaitan dengan prinsip kehati-hatian karena adanya masa jendela (window period), di mana virus mungkin belum terdeteksi meski sudah masuk ke tubuh. Namun, hasil non-reaktif secara umum dianggap sebagai indikasi kuat bahwa seseorang tidak terinfeksi, terutama jika tes dilakukan secara konsisten.

Minola menekankan bahwa penghentian isu ini sangat krusial demi menjaga psikologis dan masa depan anak-anak Ruben Onsu dan Sarwendah. Ia menyayangkan jika isu ini terus "digoreng" oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Yang perlu kita lindungi adalah anak-anak ya. Karena pasti yang akan mendapatkan kerugian itu adalah anak-anak jika kemudian berita tentang tiga huruf itu terus digoreng-goreng. Padahal kita sudah menyatakan bahwa itu non-reaktif ya," ujar Minola.

Ia juga menambahkan bahwa penggiringan opini ini bisa berdampak buruk dan meluas tanpa dasar yang jelas. 

"Harusnya yang diperiksa bukan hanya Ruben, kan begitu. Karena belum tentu juga Ruben yang... Ruben kena kan gitu, karena kan sudah non-reaktif," lanjutnya.

Rumor HIV ini sebenarnya merupakan isu sampingan yang mencuat di tengah polemik rumah tangga Ruben Onsu dan Sarwendah. Kehadiran Minola di podcast Denny Sumargo awalnya bertujuan untuk memenuhi hak jawab atas klaim-klaim yang sebelumnya disampaikan Sarwendah.

Pihak Ruben Onsu berharap dengan adanya klarifikasi hasil laboratorium ini, masyarakat tidak lagi memperlebar pembahasan mengenai kesehatan sang presenter dan lebih menghormati privasi keluarga, terutama demi kepentingan anak-anak mereka.

HIGHLIGHT

x|close