Sarwendah Ungkap Rumah Tangga dengan Ruben Onsu Sudah Dingin Bertahun-tahun

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Jul 2026, 11:24
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ruben, Sarwendah Ruben, Sarwendah

Ntvnews.id, Jakarta - Penyanyi dan mantan personel Cherrybelle, Sarwendah, akhirnya buka suara secara mendalam mengenai prahara rumah tangganya dengan Ruben Onsu. Dalam pengakuan yang mengejutkan, ibu tiga anak ini mengungkapkan bahwa keharmonisan hubungan mereka sebenarnya sudah sirna jauh sebelum publik mengetahuinya.

Curhatan tersebut diungkapkan oleh Sarwendah dalam podcast Denny Sumargo. Sarwendah membeberkan bahwa suasana di dalam rumah mereka sudah tidak hangat lagi dalam waktu yang cukup lama.

"Rumah tangga kita sudah sangat dingin, sudah bertahun-tahun lah sebenarnya," ungkap Sarwendah, 31 Juli 2026.

Sarwendah menjelaskan bahwa ketegangan yang terpendam selama bertahun-tahun itu akhirnya mencapai titik didih. Momen krusial atau yang ia sebut sebagai gong perpisahan terjadi saat mereka baru saja merampungkan pembangunan rumah baru di kawasan Cilandak.

Kala itu, masa sewa rumah mereka di Pondok Indah akan segera berakhir. Alih-alih memulai lembaran baru di rumah baru, mereka justru terlibat pertengkaran hebat yang menjadi penentu akhir perjalanan pernikahan mereka.

"Gong-nya akhirnya kita mutusin berpisah itu pada saat rumah Pondok Indah mau habis (sewanya). Di mana saat itu akhirnya kita berantem besar dan akhirnya memutuskan untuk perpisahan, dan saat itu kita bicarainnya dengan baik-baik," tegasnya.

Namun, permasalahan ternyata tidak berhenti pada kesepakatan cerai. Sarwendah mengungkapkan adanya masalah finansial terkait aset rumah yang semula dijanjikan akan diselesaikan oleh Ruben Onsu.

Baca Juga: Bantah Isu Rumah Dilelang, Pihak Ruben Onsu Ungkap Utang Rp11,1 Miliar Biaya Renovasi atas Permintaan Sarwendah

Menurut Sarwendah, saat proses perceraian dimulai, Ruben berkomitmen untuk melunasi seluruh sisa cicilan aset tersebut sebelum dibagi sebagai harta bersama. Ia pun sempat merasa tenang dengan janji tersebut. Namun, kenyataan pahit justru datang melalui surat dari pihak bank.

"Kagetnya ada surat datang ke rumah tentang kendala pembayarannya, meski dia (Ruben) bilang sudah selesai menurut dia. Ketika saya coba konfirmasi ke bank, bank enggak mau membuka karena saya bukan krediturnya," jelas Sarwendah.

Lebih mengejutkan lagi, Sarwendah mendapati fakta bahwa rumah tersebut ternyata sudah menunggak pembayaran sejak tahun 2024 dan terancam dilelang oleh pihak bank.

Meski diterpa masalah pelik, Sarwendah mengaku sempat berupaya mengambil alih kredit rumah tersebut. Alasan utamanya bukan sekadar kemewahan, melainkan nilai sentimental yang mendalam, terutama kenangan bersama mendiang ayahnya di rumah tersebut.

Namun, niat itu terbentur tembok besar. Pihak perbankan mensyaratkan pelunasan secara tunai dalam jumlah yang fantastis.

"Dan yang keluar itu angkanya Rp 14 miliar dan harus langsung dibayar cash, dan itu aku enggak sanggup," tuturnya.

HIGHLIGHT

x|close