Ntvnews.id, Jakarta - Perselisihan pasca-perceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben Onsu secara tegas menantang Sarwendah untuk membuktikan berbagai tuduhan yang sempat dilontarkan dalam sebuah tayangan podcast milik Denny Sumargo.
Tuduhan tersebut mencakup dugaan perselingkuhan yang dipicu oleh pengiriman kasur, hingga isu pinjaman online (pinjol) yang menyebabkan datangnya penagih utang ke kediaman Sarwendah.
Minola Sebayang menegaskan bahwa tuduhan perselingkuhan yang dialamatkan kepada kliennya sama sekali tidak berdasar. Ia menjelaskan bahwa isu pengiriman kasur ke lokasi lain yang menjadi dasar kecurigaan Sarwendah hanyalah bagian dari pekerjaan profesional Ruben.
"Buktikan kalau memang Ruben selingkuh. Ruben itu mendapatkan endorse tempat tidur (kasur). Karena rumahnya sedang direnovasi, kasur tersebut ditaruh di tempat lain. Apakah itu tandanya dia selingkuh?" ujar Minola, 31 Juli 2026.
Minola mengingatkan agar pihak Sarwendah tidak melontarkan tuduhan tanpa bukti konkret. "Kalau suatu tuduhan tidak dapat dibuktikan, itu fitnah," tegasnya.
Terkait kabar adanya debt collector yang mendatangi rumah Sarwendah karena dugaan pinjol atas nama Ruben, Minola memberikan bantahan keras. Ia menilai tudingan tersebut tidak masuk akal secara logika keuangan maupun aturan hukum.
"Buktikan saja kalau memang Ruben ada pinjol. Ngapain Ruben pinjol kalau dia bisa pinjam ke bank? Lagipula, aturan OJK sudah jelas bahwa penagihan tidak boleh dilakukan di luar jam kerja ke rumah," jelas Minola.
Ia juga mempertanyakan mengapa penagih utang mendatangi rumah Sarwendah jika memang Ruben yang berutang. Menurutnya, alamat tinggal dan tempat kerja Ruben di stasiun televisi sudah sangat jelas.
Baca Juga: Rumah Sarwendah Digeruduk Debt Collector Pinjol Diduga Utang Ruben Onsu
Baca Juga: Pihak Ruben Onsu Sebut Isu Teror Debt Collector ke Sarwendah Diduga Hanya Drama Semata
"Pakai logika saja, hukum itu logika. Tidak mungkin penagih datang ke rumah yang jelas-jelas Ruben tidak ada di situ," tambahnya.
Menurut Minola, isu perselingkuhan dan pinjol ini sengaja dimunculkan dan justru mengaburkan persoalan utama yang sedang diperjuangkan Ruben, yakni mengenai pola asuh dan hak bertemu anak-anak.
Pihak Ruben mengklaim memiliki bukti percakapan WhatsApp yang menunjukkan betapa sulitnya menjalin komunikasi efektif dengan Sarwendah terkait jadwal kegiatan anak, termasuk urusan pembagian rapor.
"Karena tentang anak ini tidak nyambung, makanya Ruben tunjuk pengacara. Bukan untuk memperebutkan, tapi supaya ada kesepakatan yang jelas dan tertulis mengenai pengasuhan," kata Minola.
Minola juga meluruskan polemik mengenai aset dan tuduhan penghentian nafkah. Ia menyebut bahwa pihak Sarwendahlah yang pertama kali membawa urusan domestik ini ke ruang publik melalui konferensi pers pada 31 Mei 2024 lalu.
"Mereka muncul duluan soal nafkah, katanya Ruben sudah tidak menafkahi sejak akhir 2023. Kalau soal nafkah, kenapa tidak disampaikan langsung ke ayahnya? Malah ke publik. Patut diduga ada niat memojokkan dan mempermalukan Ruben," tuturnya.
Mengenai sengketa dokumen aset, Minola membantah Ruben meminta surat rumah di Rempoa. Sebaliknya, pihak Ruben hanya meminta sertifikat vila yang saat ini masih dikuasai oleh Sarwendah, karena berkaitan dengan perhitungan harta bersama yang belum tuntas.
Sarwendah (Instagram )