Polisi Tangkap Satu Lagi Terduga Pelaku Penyerangan Anggota Polres Katingan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Jul 2026, 18:30
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Terduga pelaku R, pada saat diamankan tim gabungan. Terduga pelaku R, pada saat diamankan tim gabungan. (Antara)

Ntvnews.id, Palangka Raya - Tim gabungan Polda Kalimantan Tengah dan Polres Katingan kembali menangkap seorang pria berinisial R yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap personel Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan saat pengungkapan kasus narkotika di Desa Tumbang Kalamei, Kecamatan Katingan Tengah.

"Benar, kami berhasil mengamankan seorang pria berinisial R yang diduga juga terlibat dalam kasus penyerangan anggota kami di Katingan," kata Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono saat dikonfirmasi di Palangka Raya, Minggu, 5 Juli 2026.

Dodik menjelaskan, penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan penyidikan yang dilakukan tim gabungan setelah sebelumnya sejumlah terduga pelaku berhasil diamankan.

Saat ini, penyidik masih mendalami keterlibatan R dalam peristiwa penyerangan yang mengakibatkan dua anggota Polres Katingan meninggal dunia.

Baca JugaPolisi Tangkap Pasutri Pengedar Sabu di Bekasi

"Saat ini terduga pelaku masih dimintai keterangan dan masih dalam rangka pengembangan," ujarnya.

Ia menegaskan, proses pengejaran terhadap terduga pelaku lainnya masih terus berlangsung. Tim gabungan dari Polda Kalimantan Tengah dan Polres Katingan terus melakukan penyelidikan berdasarkan keterangan saksi serta barang bukti yang telah dikumpulkan.

"Terduga pelaku lainnya masih dalam proses pengejaran oleh tim gabungan. Kami akan terus melakukan pengembangan hingga seluruh pihak yang terlibat berhasil diamankan," katanya.

Insiden tersebut bermula saat personel Satresnarkoba Polres Katingan melakukan penggerebekan terhadap terduga bandar sabu di Desa Tumbang Kalamei pada Kamis, 2 Juli 2026 dini hari. Dalam operasi itu, petugas diduga mendapat perlawanan dari sejumlah orang yang membawa senjata tajam.

Baca JugaPolres Metro Bekasi Berhasil Ringkus Pengedar Sabu dan Ganja Senilai Rp4.,7 miliar

Akibat kejadian tersebut, Aipda Yudhi Perdana Putra gugur saat menjalankan tugas. Sementara itu, Bripda Nopandri Ramadhana ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Katingan setelah sebelumnya dilaporkan hilang.

Adapun Aiptu Sumaryanto saat itu masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Dodik memastikan kepolisian akan terus mengusut tuntas kasus tersebut dan memburu seluruh pihak yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap personel Polri.

"Kami akan terus melakukan pengembangan hingga seluruh pihak yang terlibat berhasil diamankan," kata Dodik Hartono.

(Sumber: Antara)

 
 
 
x|close