Ntvnews.id, Jakarta - Kunjungan Ustaz Abdul Somad (UAS) ke Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, berlangsung aman dan tertib meski sebelumnya sempat muncul penolakan dari sejumlah pihak. Seluruh rangkaian kegiatan dakwah yang telah dijadwalkan tetap terlaksana tanpa hambatan hingga selesai.
UAS tiba di Bandara Melalan, Sendawar, pada Jumat, 3 Juli 2026. Kedatangannya disambut oleh tokoh agama, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Kutai Barat, serta masyarakat yang telah menunggu untuk menyambut kedatangannya.
Kelancaran kunjungan tersebut tidak terlepas dari koordinasi yang dilakukan antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan berbagai unsur masyarakat. Sinergi tersebut membuat seluruh agenda berlangsung dengan situasi yang kondusif.
Selama berada di Kutai Barat, UAS dijadwalkan menyampaikan ceramah dalam Tablig Akbar yang digelar di Islamic Centre Melak pada Jumat malam selepas salat Isya. Keesokan harinya, Sabtu (4/7/2026), ia melanjutkan kegiatan dengan menghadiri tasyakuran Hari Lahir ke-34 Pondok Pesantren Assalam.
Dalam rangkaian acara tersebut juga dijadwalkan hadir Menteri Agama Nazaruddin Umar untuk mengikuti Silaturahmi Nasional (Silatnas) bersama para ulama dan tokoh agama.
Baca Juga: BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian untuk Negeri
Sejumlah tokoh agama berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat kerukunan antarumat beragama dan menjaga persatuan masyarakat di Kutai Barat.
Sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kutai Barat, UAS lebih dahulu mengisi tausiah di Masjid Al-Ikhlas, Markas Polda Kalimantan Timur di Balikpapan. Kegiatan itu dihadiri Kapolda Kalimantan Timur Irjen Endar Priantoro beserta jajaran.
Dalam kesempatan tersebut, UAS mengajak seluruh anggota Polri untuk memperkuat aspek mental dan spiritual sebagai bekal menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Menurutnya, tantangan yang dihadapi aparat kepolisian di Kalimantan Timur akan semakin besar seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Karena itu, ia menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta keikhlasan dalam menjalankan amanah sebagai anggota kepolisian.
UAS juga mengingatkan bahwa seragam polisi bukan hanya identitas pekerjaan, tetapi juga simbol tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas, kejujuran, dan dedikasi kepada masyarakat.
"Kalau kita pandai bersyukur atas amanah yang diberikan Allah, hati akan menjadi tenang. Dari hati yang tenang itulah lahir keikhlasan dalam bekerja dan mengabdi kepada masyarakat," ujar Ustaz Abdul Somad.
Hingga seluruh agenda berakhir, kegiatan UAS di Kutai Barat berlangsung aman dan lancar. Sejumlah tokoh agama menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa perbedaan pandangan dapat dikelola melalui komunikasi yang baik, koordinasi antar-pihak, serta pendekatan yang damai.
Mereka berharap kunjungan UAS bersama pelaksanaan Silaturahmi Nasional yang turut dihadiri Menteri Agama dapat semakin memperkuat semangat persaudaraan, menjaga toleransi, dan memperkokoh persatuan masyarakat di Kutai Barat maupun Kalimantan Timur.
Ustaz Abdul Somad bersama Jaguar yang akan diberikan kepada pesantren (IG UAS)