Trump Tegaskan Kesiapan Bantu Akhiri Perang Ukraina Saat Berbicara dengan Putin

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Jul 2026, 15:30
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip foto - Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Arsip foto - Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Antara)

Ntvnews.id, Istanbul - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyatakan kesediaannya membantu mendorong berakhirnya perang di Ukraina saat berbicara melalui sambungan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Sabtu, 4 Juli 2026 malam, menurut keterangan pemerintah Rusia.

Ajudan Presiden Rusia, Yury Ushakov, mengatakan percakapan yang berlangsung selama satu jam 25 menit itu berlangsung secara terbuka, profesional, dan sangat konstruktif. Menurut dia, kedua pemimpin membahas berbagai isu bilateral maupun perkembangan internasional terkini.

Salah satu pembahasan utama adalah upaya penyelesaian konflik Rusia dan Ukraina, termasuk menjelang partisipasi Trump dalam KTT NATO yang dijadwalkan berlangsung di Ankara, Turki, pada 7-8 Juli.

"Presiden AS menegaskan kembali kesediaannya untuk memfasilitasi pengakhiran permusuhan dengan cepat dan pencarian solusi damai untuk krisis tersebut," kata Ushakov.

Baca JugaPutin dan Trump Bahas Konflik Ukraina hingga Hubungan Bilateral dalam Percakapan Telepon

Ia juga mengungkapkan bahwa Utusan Khusus AS Steve Witkoff bersama menantu Trump, Jared Kushner, akan melanjutkan misi mediasi mereka dan siap berkunjung ke Moskow pada waktu yang dianggap tepat.

Menurut Ushakov, Trump dalam percakapan itu kembali menekankan pentingnya mengakhiri perang di Ukraina "secepat mungkin" agar peluang kerja sama ekonomi antara kedua negara dapat segera diwujudkan.

Di sisi lain, Putin disebut menyampaikan kepada Trump bahwa Ukraina bersama sejumlah negara Eropa "bertaruh pada perpanjangan dan bahkan peningkatan konflik." Ushakov menambahkan bahwa Presiden Rusia memberikan penilaian yang disebutnya "nyata" mengenai kondisi di lapangan.

Selain membahas Ukraina, kedua pemimpin juga menyinggung perkembangan situasi terkait Iran. Ushakov mengatakan Putin berharap proses negosiasi berdasarkan nota kesepahaman antara Amerika Serikat dan Iran mampu menghasilkan "solusi jangka panjang yang dapat diterima bersama untuk isu-isu penyelesaian utama,"

Baca JugaTrump Dukung Rencana Pertemuan Zelensky-Putin untuk Dorong Akhir Perang

"Putin menegaskan kembali kesiapan negaranya untuk memberikan bantuan praktis kepada upaya untuk meredakan dan menstabilkan situasi di kawasan tersebut," kata Ushakov, seraya menambahkan bahwa Trump menyampaikan apresiasi kepada Putin atas "posisi seimbang dan usulan konstruktif" yang diajukan Rusia.

Sebelumnya pada hari yang sama, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengumumkan telah melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Trump. Dalam percakapan itu, keduanya membahas kondisi di garis depan perang melawan Rusia serta berbagai langkah diplomatik yang sedang diupayakan.

"Ada prospek nyata untuk mengakhiri perang ini, dan tekad Amerika sangat menentukan. Kami telah sepakat untuk melanjutkan diskusi ini selama KTT NATO di Ankara," tambah Zelenskyy.

Hingga kini, Trump belum memberikan pernyataan resmi mengenai percakapannya dengan Putin maupun Zelenskyy.

Ushakov juga mengungkapkan bahwa pembicaraan keduanya sempat menyinggung dunia sepak bola. Putin disebut menyampaikan harapan agar penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026 yang digelar bersama oleh Amerika Serikat dan sejumlah negara lainnya berlangsung sukses.

Selain itu, Putin turut menyampaikan ucapan selamat Hari Kemerdekaan Amerika Serikat kepada Trump dan masyarakat AS, sembari "mengingat kontribusi Rusia terhadap perkembangan negara Amerika."

"Para pemimpin sepakat untuk tetap berhubungan dan berbicara lagi segera. Presiden kami mengingatkan beliau bahwa Donald Trump memiliki undangan tetap untuk mengunjungi Rusia," tambah Ushakov.

(Sumber: Antara)

x|close