Trump Tetap Berpidato pada Hari Kemerdekaan meski Badai Petir Melanda

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Jul 2026, 16:43
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip foto - Presiden AS Donald Trump. /ANTARA/Anadolu/pri. Arsip foto - Presiden AS Donald Trump. /ANTARA/Anadolu/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memastikan tetap akan menyampaikan pidato dalam peringatan Hari Kemerdekaan di Washington, DC, pada Sabtu, 4 Juli 2026 waktu AS, walaupun cuaca buruk berupa badai petir sempat memaksa penyelenggara mengevakuasi sementara pengunjung dari National Mall dan menunda agenda pidato pada malam hari.

Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump menegaskan bahwa pidato tidak akan dibatalkan meski harus mengalami penundaan akibat kondisi cuaca. Ia mengatakan penyelenggara memperkirakan badai segera berlalu sehingga pidato diperkirakan dapat dimulai sekitar pukul 23.00 waktu setempat.

“Kami akan menunggu. Saya tidak peduli apakah harus dimulai pukul 02.00 dini hari atau satu jam lagi. Sepertinya akan berlalu, selalu begitu,” tulis Trump.

“Saya akan tetap hadir apa pun yang terjadi. Saya tidak akan membiarkan hujan mengganggu perayaan 250 tahun kita,” tambahnya.

Evakuasi sementara dilakukan setelah ribuan warga memadati National Mall untuk menghadiri Great American State Fair dan rangkaian acara Salute to America. Penyelenggara menegaskan bahwa perintah evakuasi tersebut hanya bersifat sementara.

Baca Juga: HUT ke-250 AS, Trump Ingatkan Ancaman Komunis terhadap Identitas Amerika

Washington sebelumnya dijadwalkan menggelar peringatan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat dengan berbagai acara, termasuk pidato Presiden Trump dan pertunjukan kembang api berskala besar. Namun, hujan disertai angin kencang mengganggu jalannya perayaan setelah ibu kota AS dilanda cuaca yang sangat panas sepanjang hari.

Pada siang hari, suhu udara di Washington sempat menembus lebih dari 37,8 derajat Celsius, sehingga peringatan Hari Kemerdekaan tahun ini tercatat sebagai salah satu yang terpanas dalam sejarah kota tersebut.

Sebelum badai melanda, para pengunjung sempat menyaksikan atraksi sejumlah pesawat militer yang terbang rendah di atas National Mall. Selain itu, anggota tim penerjun payung Angkatan Darat dan Angkatan Laut Amerika Serikat juga melakukan lompatan sambil membawa bendera raksasa Amerika Serikat.

Baca Juga: Trump Sebut AS Lebih Banyak Biayai NATO tapi tanpa Manfaat Sepadan

Trump berusaha menampilkan gangguan cuaca tersebut sebagai bagian dari kemeriahan acara. Menurutnya, badai justru membawa keberuntungan dan membuat suasana perayaan menjadi lebih menarik.

“Ini Sabtu malam, mari kita bersenang-senang, meskipun kita harus pulang larut malam,” tulisnya.

Penundaan pidato terjadi ketika Washington sedang mempersiapkan pertunjukan kembang api di atas National Mall yang diperkirakan akan menjadi salah satu yang terbesar dan berpotensi memecahkan rekor.

(Sumber: Antara)

x|close