Ntvnews.id, Tokyo - Pemerintah Jepang berencana memberikan dukungan kepada 10 negara berkembang, termasuk Indonesia dan Vietnam, dalam upaya memberantas pembajakan manga, anime, dan gim yang berasal dari Negeri Sakura.
Melalui Kementerian Luar Negeri Jepang, pemerintah akan membantu penguatan regulasi hak cipta serta memberikan pelatihan untuk menekan peredaran produk palsu. Berdasarkan data pemerintah Jepang, kerugian akibat pengunggahan ilegal manga dan anime serta penjualan daring barang karakter palsu sepanjang tahun lalu diperkirakan mencapai 10,4 triliun yen atau sekitar Rp1.159 triliun.
Selain Indonesia dan Vietnam, Jepang akan memilih negara sasaran lainnya secara bertahap dari kawasan Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Afrika.
Program tersebut mencakup pengiriman ahli hukum, peningkatan kesadaran masyarakat mengenai hak cipta, serta mengundang karyawan perusahaan lokal ke Jepang untuk mengikuti pelatihan terkait perlindungan hak kekayaan intelektual.
Baca Juga: Gempa M 6,4 Guncang Perairan Dekat Pulau Miyakojima, Jepang, Tak Berpotensi Tsunami
Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA), yang menjadi pelaksana utama bantuan pembangunan resmi (ODA), dijadwalkan memulai penilaian kebutuhan di masing-masing negara pada Agustus. Penyaluran bantuan secara penuh ditargetkan dimulai pada April 2027.
“Bantuan ini juga akan membantu melindungi hak-hak ketika negara-negara berkembang membuat konten populer (mereka sendiri),” kata seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri Jepang, Minggu, 5 Juli 2026.
Pemerintah Jepang menargetkan nilai penjualan industri kontennya di pasar luar negeri meningkat menjadi 20 triliun yen pada 2033. Untuk mendukung target tersebut, pemerintah juga mempertimbangkan peningkatan anggaran tahunan bagi industri konten menjadi sekitar 100 miliar yen dari sekitar 55 miliar yen saat ini.
Rencana penambahan anggaran itu akan dimasukkan dalam usulan anggaran tahun fiskal 2027 yang disusun pada musim panas tahun ini.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Prefektur Iwate, Fasilitas Nuklir Jepang Dilaporkan Aman
Menurut pejabat pemerintah Jepang, sejumlah situs yang menyediakan manga bajakan telah ditemukan beroperasi di Vietnam.
Saat bertemu Perdana Menteri Vietnam Le Minh Hung pada Mei lalu, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi juga mendorong pemerintah Vietnam mengambil langkah yang lebih efektif untuk menindak operator situs ilegal tersebut.
(Sumber: Antara)
Pengunjung membaca komik Si Juki x Black Jack: Operasi di Kyokarta saat peluncuran di Gramedia Jalma, Blok M, Jakarta, Jumat, 19 September 2025. Komik Si Juki x Black Jack: Operasi di Kyokarta tersebut untuk pertama kalinya menjadi karya kolaborasi antara komik Indonesia dan manga Jepang yang mempertemukan karakter Si Juki dengan karakter Black Jack karya legendaris dari Osamu Tezuka dengan memadukan humor satir khas Indonesia dan pesan kemanusiaan dari manga Jepang sebagai simbol diplomasi budaya. (Antara)