Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan situasi setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang wilayah pesisir utara Venezuela pada Rabu, 24 Juni 2026 pukul 15.04 waktu setempat.
Berdasarkan informasi dari otoritas Venezuela, pusat gempa berada di kawasan pesisir utara, sekitar 28 kilometer di sebelah barat komunitas Morón, dekat wilayah San Felipe dan Montalbán, dengan kedalaman berkisar antara 10 hingga 13 kilometer.
Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa pemerintah melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Caracas telah melakukan pendataan dan memastikan kondisi warga negara Indonesia yang berada di Venezuela.
“Pemerintah Indonesia melalui KBRI Caracas telah memastikan bahwa seluruh WNI yang terdata berada di Venezuela, yakni sebanyak tiga orang, dalam kondisi aman, selamat, dan sehat,” sebut Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah, dalam keterangannya, Kamis 25 Juni 2026.
Selain memastikan keselamatan para WNI, KBRI Caracas juga melaporkan bahwa fasilitas diplomatik Indonesia di Venezuela tidak mengalami dampak signifikan akibat gempa tersebut.
“Gedung Kantor KBRI Caracas beserta Wisma Duta tidak mengalami kerusakan struktural yang berarti dan seluruh staf dalam keadaan selamat,” ujar Heni.
Baca Juga: Gempa Dahsyat Venezuela Tewaskan 32 Orang, Ratusan Luka-Luka
Menurut Heni, KBRI Caracas bergerak cepat melakukan koordinasi dan komunikasi setelah gempa terjadi. Jalur komunikasi darurat telah diaktifkan guna memantau perkembangan situasi di lapangan serta memastikan kondisi WNI terus diperbarui secara berkala.
KBRI juga terus mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan pemerintah Venezuela terkait kemungkinan terjadinya gempa susulan maupun potensi ancaman di kawasan pesisir yang terdampak.
Pemerintah Indonesia turut menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan masyarakat Venezuela atas bencana yang terjadi. Indonesia berharap proses penanganan serta pemulihan pascabencana dapat berjalan lancar dan segera mengembalikan kondisi masyarakat terdampak.
Selain itu, pemerintah mengingatkan seluruh WNI yang berada di Venezuela agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mematuhi arahan dari otoritas setempat, dan segera menghubungi perwakilan Indonesia apabila membutuhkan bantuan.
Kementerian Luar Negeri juga menegaskan bahwa dalam situasi darurat, WNI dapat menghubungi Hotline KBRI Caracas maupun Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri untuk memperoleh bantuan dan informasi lebih lanjut.
Ilustrasi dua gempa besar di Venezuela. (Antara)