Trump: 152 Pesawat Dikirim saat Operasi Penangkapan Maduro

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Jan 2026, 06:49
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Arsip - Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (ANTARA/Anadolu/py) Arsip - Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (ANTARA/Anadolu/py) (Antara)

Ntvnews.id,Washington D.C - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan apresiasi atas keberhasilan operasi penangkapan mantan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Trump menilai operasi tersebut berlangsung dengan perencanaan dan eksekusi yang sangat taktis.

Pernyataan itu disampaikan Trump saat menghadiri pertemuan Partai Republik di Washington, waktu setempat. Ia mengungkapkan bahwa Amerika Serikat mengerahkan kekuatan militer dalam jumlah besar ke Venezuela pada operasi yang dilaksanakan Sabtu, 3 Januari 2026.

"Kami mengerahkan banyak pasukan di lapangan, tetapi itu luar biasa. Secara taktis, itu brilian," ujar Trump.

Dilansir dari Al Jazeera, Kamis, 8 Januari 2026, Trump juga menyebut ratusan pesawat militer Amerika diterjunkan dalam operasi penangkapan Maduro tersebut.

Baca Juga: Donald Trump Mau Caplok, Ini Harta Karun Mineral yang Tersimpan di Greenland

"Itu sangat kompleks - 152 pesawat. Banyak sekali yang berbicara tentang pasukan darat. Kami memiliki banyak pasukan darat, tetapi itu luar biasa," katanya.

Trump turut menegaskan bahwa tidak ada satu pun pasukan Amerika yang tewas selama operasi berlangsung. Namun, ia mengklaim terdapat banyak korban dari pihak yang berpihak kepada Maduro.

AS Lancarkan Agresi Militer ke Venezuela <b>(X The Tradesman)</b> AS Lancarkan Agresi Militer ke Venezuela (X The Tradesman)

"Bayangkan, tidak ada yang terbunuh. Dan di sisi lain, banyak orang terbunuh - sayangnya, saya mengatakan itu," ucap Trump.

Selain itu, Trump mengungkapkan bahwa Amerika Serikat memutus pasokan listrik di seluruh wilayah Venezuela sebelum operasi penangkapan Maduro dimulai.

"Di Caracas, tidak ada listrik. Satu-satunya orang yang memiliki penerangan adalah orang-orang yang menggunakan lilin, yang semuanya mati," katanya. "Jadi kami sedikit mengejutkan mereka."

TERKINI

Load More

HIGHLIGHT

x|close