Ntvnews.id, Jakarta - Keluarga Rodriguez kian mengukuhkan dominasinya di panggung kekuasaan Venezuela. Pada Senin (5/1), Majelis Nasional Venezuela kembali menetapkan Jorge Rodriguez sebagai Ketua Parlemen, sebuah keputusan yang menempatkan keluarga ini di posisi strategis dalam dua cabang kekuasaan utama negara tersebut.
Jorge Rodriguez bukan sosok baru di lembaga legislatif. Namun, pengukuhan terbarunya kali ini memiliki makna politik yang jauh lebih besar, mengingat ia merupakan kakak kandung Delcy Rodriguez, Presiden sementara Venezuela yang baru saja dilantik.
Dengan Jorge memimpin parlemen dan Delcy berada di kursi eksekutif, kendali pemerintahan Venezuela kini berada di tangan satu keluarga.
Situasi ini terjadi di tengah gejolak politik besar, hanya dua hari setelah pasukan Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan membawanya ke New York untuk menjalani proses persidangan. Kekosongan kekuasaan tersebut dimanfaatkan oleh lingkaran dalam pemerintahan untuk segera mengonsolidasikan posisi.
Baca Juga: Masuk Sekolah di Tengah Musim Hujan, IDAI Ingatkan Orangtua Waspadai Risiko Penyakit pada Anak
Media Barrons menyoroti perkembangan ini dengan menyebut keluarga Rodriguez kini menguasai dua pilar utama pemerintahan Venezuela: eksekutif dan legislatif. Delcy Rodriguez disebut telah mengamankan dukungan penuh dari militer, serta mendapat sokongan politik dari Nicolas Maduro Guerra, putra Maduro yang juga menjabat sebagai anggota parlemen.
Dalam sidang khusus Majelis Nasional di Caracas, Delcy Rodriguez resmi mengucapkan sumpah jabatan sebagai presiden sementara. Dalam pidatonya yang dikutip AFP, ia menegaskan pelantikan tersebut dilakukan "atas nama seluruh rakyat Venezuela."
Momentum tersebut juga dimanfaatkan parlemen untuk menunjukkan sikap politik yang tegas. Para legislator secara terbuka mengecam penangkapan Nicolas Maduro dan menyatakan dukungan penuh terhadap Delcy Rodriguez sebagai pemimpin sementara yang menggantikan tokoh kiri tersebut.
Baca Juga: Xpander Ringsek Parah Usai Hantam Mobil Lain, Petugas Kebersihan Jadi Korban
Kecaman paling keras datang dari legislator senior Fernando Soto Rojos. Di hadapan parlemen, ia melontarkan kritik tajam terhadap Presiden Amerika Serikat.
"Presiden Amerika Serikat, Tuan Trump, bertindak seolah-olah ia adalah jaksa, hakim, dan polisi dunia,” ujar Fernando.
Ia kemudian menegaskan bahwa tekanan internasional tidak akan menggoyahkan dukungan internal terhadap Maduro.
"Kami katakan: Anda tidak akan berhasil. Kami akan mengerahkan seluruh solidaritas agar presiden sah kami, Nicolas Maduro, Kembali dengan kemenangan ke istana Miraflores,” ujarnya.
Dengan konfigurasi politik terbaru ini, keluarga Rodriguez tidak hanya tampil sebagai aktor kunci dalam pemerintahan sementara Venezuela, tetapi juga sebagai pusat kendali kekuasaan di tengah krisis politik yang masih terus bergulir.
Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez. ANTARA/Anadolu/py. (Antara)