Ntvnews.id, Jakarta - Delcy Rodriguez, yang menjabat sebagai Wakil Presiden sekaligus Menteri Perminyakan Venezuela, secara resmi dilantik sebagai presiden sementara pada Senin, menyusul penculikan Presiden Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat pada Sabtu 3 Januari 2026.
“Saya bersumpah atas nama Panglima Hugo Chavez,” ujar Delcy Rodriguez di hadapan Majelis Nasional Venezuela di Caracas, mengacu pada Presiden Venezuela periode 1999-2013.
Rodriguez juga menyampaikan keprihatinannya terkait penculikan Maduro dan istrinya, Cilia Flores. “Saya merasa sedih atas penculikan dua pahlawan yang kini menjadi sandera di Amerika Serikat,” tambahnya.
Baca Juga: 6 Negara Kecam Upaya AS Mau Kuasai Sumber Daya Venezuela
Menurut laporan, Maduro dan Flores ditangkap oleh personel Amerika Serikat dalam sebuah operasi pada Sabtu dini hari, lalu langsung dibawa ke New York untuk menghadapi dakwaan terkait pidana narkoba dan kepemilikan senjata api.
Menindaklanjuti penangkapan Maduro, Mahkamah Agung Venezuela memerintahkan Rodriguez untuk “segera” mengambil alih jabatan presiden sementara.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menyatakan kesiapannya untuk menegaskan kontrol Amerika Serikat atas Venezuela untuk sementara waktu, termasuk kemungkinan pengerahan personel militer jika diperlukan.
(Sumber : Antara)
Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez. ANTARA/Anadolu/py. (Antara)