Ulah Penumpang Mabuk Buat Penerbangan Delay

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Feb 2026, 09:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
ilustrasi pesawat. ilustrasi pesawat. (Pixabay)

Ntvnews.id, Madrid - Penerbangan maskapai Ryanair rute Madrid menuju Ibiza, Spanyol, terpaksa tertunda setelah seorang penumpang yang diduga mabuk membuat kericuhan di dalam kabin pesawat.

Seorang saksi mata menuturkan pria tersebut awalnya berbicara dengan nada keras melalui telepon, kemudian mulai berteriak sehingga mengganggu kenyamanan penumpang lain.

"Dia berbicara dengan keras di teleponnya dan berteriak," kata penumpang itu, dikutip dari New York Post, Senin, 23 Februari 2026.

Dalam kondisi tersebut, sejumlah penumpang tampak menoleh dan merasa terganggu oleh perilaku pria itu. Awak kabin sudah berusaha menenangkan, namun penumpang tersebut tetap berisik dan mengabaikan peringatan.

Situasi semakin memburuk ketika pria itu berdiri di lorong, melontarkan makian kepada staf dan penumpang lain. Dalam video yang beredar, ia juga terlihat memukul kursi sambil berteriak.

Baca Juga: Kronologi Jatuhnya Pesawat Pelita Air Service di Nunukan yang Sebabkan Pilot Meninggal Dunia

Saat pramugari memintanya melepas sabuk pengaman, seorang penumpang lain terdengar menegur, "Cukup sudah!".

Karena kondisi kabin dianggap tidak aman, pilot memutuskan menghentikan proses keberangkatan dan membawa pesawat kembali ke area parkir. Polisi kemudian masuk ke pesawat untuk menurunkan penumpang yang membuat keributan tersebut.

Akibat insiden itu, penerbangan tertunda sekitar dua jam sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan menuju Ibiza. Ryanair pun mengonfirmasi kejadian tersebut.

Ilustrasi Pesawat <b>(pixabay)</b> Ilustrasi Pesawat (pixabay)

"Awak pesawat penerbangan dari Madrid ke Ibiza ini meminta bantuan polisi sebelum keberangkatan setelah seorang penumpang membuat keributan di dalam pesawat," ujar perwakilan maskapai.

"Pesawat kembali ke tempat parkir, di mana penumpang ini diturunkan sebelum penerbangan ini melanjutkan ke Ibiza," lanjutnya.

Baca Juga: Pertamina Pastikan Pasokan BBM di Krayan Tetap Stabil Usai Kecelakaan Pesawat Pelita Air

Ryanair menegaskan pihaknya menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap perilaku penumpang yang tidak tertib.

"Ryanair memiliki kebijakan tanpa toleransi yang ketat terhadap perilaku penumpang yang tidak tertib dan akan terus mengambil tindakan tegas untuk memerangi perilaku penumpang yang tidak tertib. Memastikan bahwa semua penumpang dan awak kabin melakukan perjalanan dalam lingkungan yang penuh hormat dan bebas stres, tanpa gangguan yang tidak perlu," tegas Ryanair.

x|close