Pesawat Mau Lepas Landas Ketika Penumpang Belum Masuk Pesawat Semua, Kok Bisa?

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Feb 2026, 07:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi Pesawat Ilustrasi Pesawat (pixabay)

Ntvnews.id, Bangkok - Sebanyak 23 penumpang dilaporkan masih berada di dalam bus antar-jemput ketika pesawat AirAsia bersiap lepas landas. Maskapai pun menyampaikan permohonan maaf dan mengakui adanya kendala koordinasi dalam insiden tersebut.

Dilansir dari Bangkok Post, Senin, 2 Februari 2026, peristiwa itu terjadi pada penerbangan FD3116 rute Don Mueang–Hat Yai pada 17 Januari. Penerbangan tersebut dijadwalkan berangkat pukul 07.10 pagi dengan total 136 penumpang.

Berdasarkan penuturan penumpang yang dibagikan melalui media sosial, kejadian bermula saat seorang penumpang lanjut usia menyadari temannya belum berada di dalam pesawat. Ketika pesawat mulai bergerak di landasan, penumpang tersebut melepaskan sabuk pengaman dan memberi tahu awak kabin bahwa temannya tidak ada.

Ia bersikeras pesawat tidak bisa diberangkatkan karena temannya telah melakukan check-in dan masih berada di dalam bus antar-jemput.

Baca Juga: Pesawat Latih TNI AL G36 Bonanza Kecelakaan di Runway 28 Bandara Juanda Surabaya

Awalnya, awak kabin menduga penumpang yang dimaksud kemungkinan tertinggal dan dapat mengikuti penerbangan selanjutnya, atau mungkin naik bus yang keliru, mengingat dua gerbang beroperasi bersamaan pada waktu itu.

Penumpang tersebut menilai awak kabin tampak tidak menyadari adanya penumpang yang belum naik. Ia kemudian menghubungi temannya melalui telepon dan memastikan bahwa mereka memang masih berada di dalam bus antar-jemput.

Pesawat yang sudah bergerak akhirnya kembali ke gerbang sekitar pukul 07.45 waktu setempat. Proses boarding dibuka kembali dan 23 penumpang yang tertinggal diizinkan naik ke dalam pesawat.

Bandara/ist Bandara/ist

Unggahan di Facebook itu memicu kekhawatiran terkait prosedur boarding, khususnya absennya penghitungan akhir jumlah penumpang. Penumpang tersebut juga menyoroti kelalaian maskapai yang dinilai tidak melakukan pengecekan jumlah penumpang maupun upaya pencarian terhadap penumpang yang tertinggal.

Dalam pernyataan resminya, AirAsia menyampaikan permohonan maaf dan mengakui insiden tersebut. Maskapai menyebut adanya kesalahan koordinasi antarpersonel yang menyebabkan ketidaknyamanan bagi penumpang.

Kapten pilot memutuskan untuk kembali ke gerbang guna menjemput penumpang yang tersisa, sehingga penerbangan mengalami keterlambatan selama 36 menit. Pesawat akhirnya tiba di Hat Yai dengan selamat.

Baca Juga: Wakil Menteri Utama India Maharashtra Ajit Pawar Tewas dalam Kecelakaan Pesawat

AirAsia juga menyatakan akan memperketat prosedur operasional dengan mewajibkan awak kabi bukan hanya staf darat melakukan penghitungan akhir sebelum keberangkatan, khususnya pada penerbangan yang menggunakan gerbang bus. Selain itu, sistem komunikasi internal akan diperbaiki untuk mencegah kejadian serupa.

Maskapai telah memeriksa staf yang terlibat dan mengambil tindakan sesuai ketentuan perusahaan, serta menerapkan pengawasan yang lebih ketat guna mencegah terulangnya insiden tersebut.

x|close