Geger Sejumlah Kru Pesawat Dirawat Usai Konsumsi Permen Aneh dari Penumpang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Feb 2026, 07:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi foto - permen. ANTARA/HO-freepik Ilustrasi foto - permen. ANTARA/HO-freepik (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Tiga kru kabin British Airways harus menjalani perawatan medis setelah mengonsumsi permen tidak biasa yang diberikan oleh seorang penumpang. Usai memakannya, mereka dilaporkan merasa kehilangan kendali atas kondisi tubuh mereka.

Dikutip dari Mirror, Senin, 16 Februari 2026, insiden tersebut terjadi setelah pesawat mendarat di Los Angeles (LA). Permen itu dibagikan kepada kru saat mereka berada di dalam bus menuju hotel.

Para staf mengonsumsi permen tersebut tanpa rasa curiga. Namun, tak lama kemudian, tiga kru mulai merasakan gejala yang tidak lazim.

"Saat mereka sampai di hotel, tiga staf yang memakan permen cukup banyak mulai mengalami keadaan 'di luar kendali'. Mereka merasa benar-benar teler dan menjadi panik serta ketakutan," kata salah satu sumber.

Baca Juga: Dampingi Prabowo Tinjau Jembatan Bailey, Seskab Teddy Bagikan Permen untuk Anak Korban Bencana

Seiring waktu, kondisi mereka semakin memburuk sehingga ketiganya harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.

Menurut sumber yang sama, meskipun insiden ini terdengar aneh dan bisa dianggap lucu oleh sebagian orang, pihak British Airways menanggapinya dengan sangat serius.

"Beberapa orang mungkin menganggap kejadian ini lucu, tapi ini ditangani dengan sangat serius oleh BA. Jika seluruh kru sampai tidak berdaya di ketinggian 30.000 kaki akibat mengonsumsi obat berbahaya, konsekuensinya sangat mengerikan," kata jubur bicara BA.

ilustrasi pesawat. <b>(Pixabay)</b> ilustrasi pesawat. (Pixabay)

Tim medis kemudian menyampaikan pernyataan bahwa permen yang dikonsumsi diduga merupakan edible marijuana, yakni makanan yang mengandung THC, zat psikoaktif utama dalam ganja, yang dapat menimbulkan efek mabuk atau teler.

Beruntung, tidak ada indikasi kru mengonsumsi permen tersebut secara sengaja, dan tidak ada staf yang dikenai sanksi disiplin. Saat ini, maskapai tengah berupaya mengidentifikasi penumpang yang memberikan permen tersebut.

"Sejumlah kru merasa tidak enak badan di hotel dan kini sudah pulih. Penerbangan pulang berjalan normal tanpa gangguan untuk penumpang," keterangan BA.

x|close