Tegang! Jet Pribadi Terbakar Saat Lepas Landas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Jan 2026, 06:25
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi Pesawat Terbang Ilustrasi Pesawat Terbang (Pixabay)

Ntvnews.id, Washington D.C - Sebuah pesawat jet pribadi dilaporkan terbakar ketika hendak mengudara dari sebuah bandara di negara bagian Maine, Amerika Serikat (AS). Pesawat tersebut mengangkut delapan orang penumpang, namun hingga kini kondisi seluruh penumpang belum dapat dipastikan.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu malam, 25 Januari, sekitar pukul 19.45 waktu setempat di Bandara Internasional Bangor, Maine.

Dilanair dari Reuters, Selasa, 27 Januari  2026 insiden tersebut melibatkan jet pribadi turbo-fan bermesin ganda jenis Bombardier Challenger 600.

Hingga saat ini, penyebab pasti terjadinya kebakaran masih belum diketahui. Otoritas Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) menyatakan akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap faktor yang memicu insiden tersebut.

Baca Juga: Emirsyah Satar Ungkap Bukti Baru dalam PK Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat

Seorang pejabat pemerintah AS, dalam keterangan terpisah, menyebutkan bahwa kebakaran yang terjadi tergolong besar dan menghanguskan pesawat saat proses lepas landas berlangsung.

Berdasarkan laporan cuaca setempat, salju ringan mulai turun di sekitar area bandara sebelum kejadian. Meski demikian, otoritas setempat belum memberikan indikasi bahwa kondisi cuaca menjadi penyebab langsung kecelakaan tersebut.

Wilayah Maine, termasuk kawasan Bangor yang merupakan kota terbesar ketiga di negara bagian itu, diketahui berada dalam cakupan peringatan badai musim dingin.

Pejabat pemerintah setempat menuturkan bahwa jet pribadi tersebut sebelumnya mendarat di Maine setelah terbang dari Texas. Perusahaan yang tercatat sebagai pemilik resmi pesawat memiliki alamat yang sama di Houston dengan firma hukum Arnold & Itkin.

Data FAA menunjukkan bahwa jet pribadi itu mulai beroperasi sejak April 2020. FAA menegaskan bahwa investigasi atas insiden ini dilakukan bersama Badan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB).

x|close